Puisi tentang Luka: Anak Luka Susu, karya Fatimah Fha
Anak Luka Susu
Oleh: Fatimah Fha
Di dada malam yang belum sembuh,
seorang anak meneguk sunyi dari botol kosong,
susu yang dulu putih—kini tumpah bersama tangis
yang tak pernah diajarkan ibu untuk ditelan.
Ia bertanya pada bantal yang basah:
kenapa dunia sering meninggalkan
sebelum sempat kita mengenal makna tinggal?
Di lipatan selimut penuh bau kenangan,
luka-luka kecil tumbuh seperti akar
menjalar di tubuh yang masih belajar ejaan cinta,
tapi hanya menemukan diam dan dada yang hampa.
Susu itu—
bukan sekadar minuman manis,
tapi satu-satunya pelukan
yang pernah ia cicip dalam diam yang panjang.
Kini ia tumbuh,
bukan dari manisnya kasih,
tapi dari pahitnya kehilangan
yang membatu di balik giginya yang baru tumbuh.
Kalisat, 30 Mei 2025
*Terinspirasi dan diambil dari judul buku Muhammad Asqalani eNeSTe
Fatimah Fha adalah penulis asal Jember, Jawa Timur. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Maqna'ul Ulum dan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mulk yang keduanya berlokasi di Sukorejo, Sukowono, Jember. Aktif menulis sejak usia muda, Fatimah terus mengembangkan diri di dunia literasi dengan konsisten menebar semangat melalui karya dan kontribusinya.
Hingga kini, ia telah menerbitkan empat buku solo dan terlibat dalam puluhan buku antologi, baik fiksi maupun nonfiksi. Selain sebagai penulis, ia juga berperan sebagai editor di Klinik Nulis dan merupakan peserta Asqa Book Award (ABA) XXV, menunjukkan dedikasinya dalam mendampingi dan menginspirasi generasi literasi Indonesia.
Instagram: @fatimah.fha


Komentar Via Facebook :