# PUISI
-
Puisi tentang Kenangan: Sebuah kematian di balik tenang Air laut, Karya Yuda Septiadi Pratama
Sebuah Kematian di Balik Tenang Air Laut Oleh: Yuda Septiadi Pratama Sejauh mataku -
Puisi tentang Tuhan: Purnama Cinta, karya Taufiiq Rahmat
Purnama Cinta Oleh: Taufiiq Rahmat Kupersembahkan cinta pada Ilahi Yang menempa bulan dengan -
Puisi tentang Karya: Kata Adalah Seni, karya M. Zaki Al Mufid Surya
Kata Adalah Seni Oleh: M. Zaki Al-Mufid Surya Lembaran baru yang -
Puisi tentang Kehidupan: Seonggok Kehidupan dalam Wujud Pohon, karya Calista Prasna Paramitha
Seonggok Kehidupan dalam Wujud Pohon Oleh: Calista Prasna Paramitha Hidup itu bagai -
Puisi tentang Emosi: Mengapa, karya Alif Israqi
Mengapa Oleh: Alif Israqi Mengapa hanya aku. Mengapa hanya dia. Mengapa hidup aku -
Puisi tentang Diri Sendiri: Pujakusuma, karya Senandung Kusuma
PUJAKUSUMA Oleh: Senandung Kusuma Tapis Berseri, fajar membuka tirainya, langit menenun doa -
Puisi tentang Alam: Trilili Pelangi, karya Srikandi Sukma
Trilili Pelangi Oleh: Srikandi Sukma gerimis mengundang senja hari berharap satu rasa -
Puisi tentang Harapan: Tanpa Mengubah Haluannya, karya Sri Rahayu WPC
Tanpa Mengubah Haluannya Oleh : Sri Rahayu WPC Kepada angin kusampaikan gulanaku akan masa -
Puisi tentang Dia: Mahar, karya Loym R. Sitanggang
Mahar Oleh: Loym R. Sitanggang Ia datang dan pergi semau hati. Serupa almanak -
Puisi tentang Tuhan: Muara Jiwa, karya Rini Ahyu
Muara Jiwa Oleh: Rini Ahyu Seribu langkah Kau datang melipur, tanpa











