# PROSA
-
Puisi tentang Diri Sendiri: Pujakusuma, karya Senandung Kusuma
PUJAKUSUMA Oleh: Senandung Kusuma Tapis Berseri, fajar membuka tirainya, langit menenun doa -
Puisi tentang Alam: Trilili Pelangi, karya Srikandi Sukma
Trilili Pelangi Oleh: Srikandi Sukma gerimis mengundang senja hari berharap satu rasa -
Puisi tentang Harapan: Tanpa Mengubah Haluannya, karya Sri Rahayu WPC
Tanpa Mengubah Haluannya Oleh : Sri Rahayu WPC Kepada angin kusampaikan gulanaku akan masa -
Puisi tentang Dia: Mahar, karya Loym R. Sitanggang
Mahar Oleh: Loym R. Sitanggang Ia datang dan pergi semau hati. Serupa almanak -
Puisi tentang Tuhan: Muara Jiwa, karya Rini Ahyu
Muara Jiwa Oleh: Rini Ahyu Seribu langkah Kau datang melipur, tanpa -
Puisi tentang Tuhan: Jumat Bersemi, karya Sri Wulandari
Jumat Bersemi Oleh: Sri Wulandari Jumat kembali menyapa Mengingatkan mata dan -
Puisi tentang Kelahiran: Kuncup Bunga di Rimbun Emas, karya Lis Tya
Kuncup Bunga di Rimbun Emas Oleh: Lis Tya Di ujung Barat Daya Pulau Jawa Di bawah langit -
Puisi tentang Kelahiran: Minggu Malam yang Tenang, karya Setiabasa
Minggu Malam yang Tenang Oleh: Setiabasa Aku lahir pada Minggu malam yang tenang, saat -
Puisi tentang Rindu: Di Pinggir Parit Indah, karya Ira Gustiana Sari
Di Pinggir Parit Indah Oleh: Ira Gustiana Sari Di pinggir parit yang -
Puisi tentang Momen: Di Antara Detik dan Rindu, karya Tri Suci Handa Yani
Di Antara Detik dan Rindu Oleh: Tri Suci Handa Yani Waktu berjalan tanpa menoleh, meninggalkan







.jpeg)



