Puisi tentang Karakter Buruk: Buaya Darat, karya Sudiarti Arti
BUAYA DARAT
Oleh: Sudiarti Arti
Senja yang muram, saga berlindung
tiada cabak bersenandung
senyap menyergap
kidung semesta mengalun sendu
seirama hati yang kelu
Janji manis terucap
pahit dirasa
seribu rayu mendayu
mekar bunga-bunga di hati
lenakan bisik nurani
lepas kendali, hikmat tercederai
janji palsu, rayuan gombal
buaya-buaya pembual
lepas hasrat dalam sekejap
Gadis ayu nan lugu
termenung sendu
tatapan kosong, pikiran melompong
sesal?
siakan asa, karena tergoda janji manis
buaya- buaya darat, sigap menjerat
penuhi hasrat
Sragen, 13 Mei 2025
Sudiarti, Lahir di Rembang, 15 Januari 1969. Adalah seorang guru Kimia di MAN 2 Sragen Jawa Tengah. Ia merupakan alumnus Pendidikan Kimia IKIP Semarang. Beberapa puisi antologi diterbitkan oleh Komunitas Roemah Penulis dengan judul: Sekotak Cinta Ibu, Tangguh Tumbuh, Damai Sepanjang Masa, Nada Rasa Pelangi. Buku puisinya yang telah terbit berjudul Cinta dan Rindu. Aktif di kelas Asqa Imagination School (AIS). FB: Sudiarti Arti. IG: @sudiartiarti


Komentar Via Facebook :