-
Puisi tentang Risau: Risau di Tengah Kemarau, karya Dian Riasari
Risau di Tengah Kemarau Oleh: Dian Riasari Dari darah, dari tulang dari rerumpun -
Puisi tentang Hidup: Tanah lahir Bersaksi, karya Rela Syakira
Tanah Lahir Bersaksi Oleh: Rela Syakira Bahwa lahan perlihatkan rumus kehidupan -
Puisi tentang Keadilan: Gema Terkoyak, karya Gadih Piliang
Gema Terkoyak Oleh: Gadih Piliang Jerit ditelan gelap Jiwa hancur meratap Caci kian -
Puisi tentang Perjalanan Hidup: Bandara Kuala Lumpur, karya Hera
Bandara Kuala Lumpur Oleh: Hera masih ada yang ingin aku sampaikan sebelum -
Puisi tentang Rindu: Bukan Tempat Pulang, karya Novita Arief
Bukan Tempat Pulang Oleh: Novita Arief Sejak kau diam-diam pergi Sunyi itu semakin -
Puisi tentang Karhutla: Kalimantan, Maafkan Kami, karya Sekar Hartono
Kalimantan, Maafkan Kami Oleh: Sekar Hartono Dahulu, hijau memeluk langit, sungai -
Puisi tentang Makanan: Makan Perlahan, karya Cut Hani Bustanova
Makan Perlahan Oleh: Cut Hani Bustanova Sebelum mencari makan, kita harus sadar, kita -
Puisi tentang Identitas: Malam Korban dan Gado-gado Betawi, karya Cut Hani Bustanova
Malam Korban dan Gado-gado Betawi Oleh: Cut Hani Bustanova I Dosa -
Puisi tentang Identitas: Gulo Tareh: Manis yang Membakar, karya Gadih Piliang
Gulo Tareh: Manis yang Membakar Oleh: Gadih Piliang Lahir dari rahim waktu, bawa -
Puisi tentang Perasaan: Bait di Atas Mega, karya Diny Nirmala Biru
Bait di Atas Mega Oleh: Diny Nirmala Biru Lengkung biru
















