Puisi tentang Keadilan: Gema Terkoyak, karya Gadih Piliang
Gema Terkoyak
Oleh: Gadih Piliang
Jerit ditelan gelap
Jiwa hancur meratap
Caci kian menggema
Trauma merayap dada
Napas sesak dijeruji
Bahagia dirampas, dicabik
Siksaan tanpa jeda
Raga sekarat
Terjebak takdir buram
Dendam bertahta, membara
Belah sunyi
Tagih janji keadilan
Yang lama bungkam
Pelalawan, 24102026
Gadih Piliang adalah nama pena dari Yessi Riatny, lahir di kota dingin Bukittinggi, 23 Januari 1975. Saat ini mengabdikan sebagai guru Bahasa Indonesia di SMAN 1 Bandar Petalangan, Pelalawan, Riau. Beliau pecinta puisi sehingga bergabung dengan Asqa Imagination School (AIS) dan komunitas Competer Indonesia.
Salam sapa boleh: FB: Yessi Riatny, IG: @cikgu_yessi
Motto "Berbuat baiklah selagi mampu tanpa memandang siapa dan bagaimana".


Komentar Via Facebook :