Ancaman Ekstremisme kini Menyasar Ruang Digital, Generasi Muda diminta Waspada

Ancaman Ekstremisme kini Menyasar Ruang Digital, Generasi Muda diminta Waspada

Foto: Ist

JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Ancaman ekstremisme saat ini tidak selalu muncul dalam bentuk kekerasan fisik, melainkan kerap diawali melalui narasi, ide, dan pemahaman menyimpang yang disebarkan secara halus melalui media sosial dan konten digital.

Hal tersebut disampaikan Kasubdit Kontra Ideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Moh. Dofir, dalam kegiatan bertajuk “Vaksin Ideologi” yang digelar untuk 500 santri di Jakarta Selatan.

Menurut Dofir, perkembangan teknologi informasi telah dimanfaatkan oleh kelompok ekstremis untuk mempengaruhi cara berpikir masyarakat, khususnya generasi muda. Penyebaran paham radikal dilakukan dengan pendekatan persuasif, menggunakan narasi yang tampak moderat namun mengandung ideologi menyimpang.

“Karena itu, generasi muda perlu dibekali pemahaman ideologi yang utuh serta kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan literasi digital dan pemahaman kebangsaan menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan ekstremisme sejak dini. Santri dan pelajar diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran paham radikal di lingkungan masing-masing.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Densus 88 AT Polri bersama Kementerian Agama dalam memperkuat ketahanan ideologi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
 

Editor : RRMedia
Sumber : Densus 88 AT Polri dan Kemenag Jakarta Selatan, harakatuna.com, 12 Februari 2026
Komentar Via Facebook :