Puisi tentang Healing: Setangkai Kembang Ganyong, karya Dwita Utami
SETANGKAI KEMBANG GANYONG
Oleh: Dwita Utami
Di antara ribuan cerita yang pernah datang
Ada satu mengajakku pulang
Ke rumah ingatan yang rapat kusimpan
Sebelum lampu menyala
Sebelum puisi menjadi cahaya
Di atas bukit kusembunyikan rasa sakit
Setiap hari serupa nyanyian burung-burung pipit
Pohon angsana, pohon kelapa, buah asam jawa
Biji-biji mahoni yang pahit
Tuhan beri aku sepotong langit
Untuk dadaku yang teramat sempit
Kupetik kembang
Bukan mawar, bukan melati atau terompet
Ia tumbuh sederhana tanpa dipuja
Kembang Ganyong
Setangkai cerita jingga yang aku punya
Tanpa wangi tapi mampu melipat sepi
Selagi mentari belum menghilang
Pelepah daun pinang adalah cara bersenang-senang
Meluncur, menghibur
Dan segalanya lebur
Tayem, 11 Desember 2025
Dwita Utami, seorang perangkat desa penyuka puisi, tinggal di Desa Tayem Kabupaten Cilacap. Karya-karyanya tersebar di sejumlah surat kabar lokal, media daring dan buku antologi puisi bersama.


Komentar Via Facebook :