Puisi tentang Sungai: Sungai Kecil yang Menua, karya Syalmiah

Puisi tentang Sungai: Sungai Kecil yang Menua, karya Syalmiah

Sungai Kecil yang Menua
Oleh: Syalmiah

sungai kecil belakang rumah, dulu
gemericiknya seperti doa
mengaliri masa kecilku
sederhana, jernih, tanpa beban kata

kutuntun kerbau belang
ke air bening dan dingin
tawa lepas mengiring
perciknya memeluk kulit
seolah waktu ikut bermain

di tepiannya, rumput tumbuh liar
burung-burung kecil hinggap
dan matahari menari di ubun
wajah air tak pernah susut
di sana aku belajar alam bisa jadi ibu
hapus letih seperti tangannya lembut

kini, sungai itu tinggal garis samar
air menipis seperti ingatan
yang perlahan digerogoti suara mesin
dan tanah terus berubah
si belang telah lama tiada
tawa kecilku menggantung
udara makin jerebue

Kodam 2, 27 November2025


Syalmiah, kelahiran Maros, Sulawesi Selatan. Ia telah menerbitkan sejumlah buku antologi puisi bersama dan meyakini bahwa menulis adalah bentuk dzikir sunyi. Karyanya merekam perenungan, cinta, dan keyakinan dalam bahasa yang jernih dan bermakna. Menulislah, maka engkau akan dikenang. Saat ini, ia sedang menimba ilmu di Asqa Imagination School (AIS) di bawah bimbingan Kak Muhammad Asqalani eNeSTe. IG: @syalmiah74_

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :