FKUB Riau Gelar Rapat Daerah: Perkuat Sinergi Lintas Agama untuk Riau yang Kondusif dan Harmonis

FKUB Riau Gelar Rapat Daerah: Perkuat Sinergi Lintas Agama untuk Riau yang Kondusif dan Harmonis

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau menggelar Rapat Daerah bersama pengurus FKUB kabupaten/kota se-Riau di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru, Rabu–Kamis (26–27 November 2025).

Pertemuan ini mengusung tema “Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi FKUB Menuju Riau yang Kondusif dan Harmonis.”

Kegiatan berlangsung dengan dihadiri pengurus FKUB dari seluruh kabupaten/kota, perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan, Forkopimda Riau, LAM Riau, MUI Riau, Kakanwil Kemenag Riau, serta tokoh lintas agama dan masyarakat.

Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Infrastruktur Setdaprov Riau, Jenri Salmon Ginting, turut membuka kegiatan secara resmi.

Harapan Penguatan Gagasan dan Kolaborasi

Ketua Panitia, Drs. H. Kamaruddin Abdul Gafar, MA, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan berjalan baik dan menghasilkan gagasan konstruktif bagi kemajuan FKUB. Ia juga memberikan apresiasi atas dukungan para panitia, peserta, serta narasumber.

Ketua FKUB Provinsi Riau, KH Abd Rahman Qoharuddin, menekankan pentingnya sinergi lintas agama dan organisasi.

“Tema kita kali ini adalah kolaborasi. Mari kita satukan pemikiran keagamaan kita. Selain NKRI harga mati, kerukunan juga harga mati,” ujarnya.

Ia berharap melalui dukungan berbagai pihak, indeks kerukunan antarumat beragama di Riau dapat meningkat. “Tahun lalu kita berada di posisi kedua nasional. Mudah-mudahan tahun ini bisa naik,” tambahnya.

Dukungan Pemerintah Provinsi Riau

Mewakili Pemerintah Provinsi Riau, Jenri Salmon Ginting menegaskan bahwa forum ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kerukunan di daerah.

“Kita bersyukur Riau ditetapkan sebagai provinsi dengan indeks kerukunan tertinggi di Indonesia. Pemerintah mengajak FKUB untuk terus bersinergi dalam memperkuat komunikasi, meminimalisir isu yang berpotensi mengganggu keharmonisan, serta menguatkan moderasi beragama hingga ke akar rumput,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga Riau sebagai provinsi yang rukun, toleran, dan aman.

Pemateri dan Pembahasan Komisi

Agenda rapat daerah diisi pemaparan materi dari berbagai narasumber, antara lain perwakilan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau, Staf Ahli Menteri Agama RI, serta Ketua FKUB Provinsi Riau.

Peserta kemudian dibagi ke dalam dua komisi:

Komisi I (Program): Membahas program dan rencana kerja FKUB kabupaten/kota, diikuti oleh sekretaris atau wakil sekretaris.

Komisi II (Rekomendasi): Menyusun rekomendasi strategis FKUB ke depan. Sesi ini diawali pemaparan terkait dinamika konflik lahan di kawasan Tesso Nilo yang berdampak pada keberadaan rumah ibadah, baik gereja maupun masjid.

Rekomendasi akan ditindaklanjuti oleh para penanggung jawab FKUB kabupaten/kota untuk menjadi acuan langkah bersama.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :