Puisi tentang Kenangan: Renjana Asa di Sungai Ingatan, karya Loym R. Sitanggang

Puisi tentang Kenangan: Renjana Asa di Sungai Ingatan, karya Loym R. Sitanggang

Renjana Asa di Sungai Ingatan
Oleh: Loym R. Sitanggang 

kunamai dia kenang tak lekang
menyatu dalam ayat-ayat hati
pertapaan kita dari waktu ke waktu
pungut raga senja tembaga
di kaki langit kita menjura

Harusnya kukeruk pasir
kubendung airnya di hati 
lalu di pinggir sungai kenang itu
kubangun prasasti sebentuk hati
lilit liku-liku jalan kita kemudian

di lekuk ingatan alir air perlahan
pengingat rindu pernah disemai
bertabur tawa diseling tangis tertahan
gemercik air mendulang hari
berganti peluk sunyi mimpi-mimpi 
berbalut asa sanding renjana

hari ini alir sungai masih tenang
menahan waktu jangan beku
dari ribuan kisah kita yang lalu
walau kilaunya perlahan sunyi
setianya tak pernah tertandingi

Sumatera Utara, 15 November 2025

Loym R. Sitanggang, lahir di Sumatera Utara lima puluh tahun lalu. Menulis adalah impiannya sejak lama, di tengah kesibukannya sebagai seorang tenaga kesehatan.

Menulis merupakan salah satu cara dia mengekspresikan diri tentang sekelilingnya, memotret kehidupan orang-orang di sekitarnya dengan segala kisah, secara fisik maupun mental. Dia sudah menerbitkan beberapa antologi cerpen juga puisi dan saat ini sedang belajar puisi di Asqa Imagination School angkatan #61. Hubungi ia via akun medsos FB: Loym R Stg dan IG: @loym_sitanggang

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :