Darna: Intsiawati Ayus Cocok Maju di Pilkada Bengkalis
BENGKALIS, RanahRiau.com - Spekulasi mengenai kepastian Anggota DPD RI asal Riau, Intsiawati Ayus SH MH, yang berniat maju di Pilkada Bengkalis 2015 ini terus bergulir. Setelah beberapa waktu yang lalu sejumlah Lembaga Survey memberikan pandangan, jika Intsiawati Ayus lebih cocok jadi Calon Gubernur.
Menurut pengamat politik Bengkalis, H.Darna, bahwa Intsiawati Ayus sendiri masih mendapatkan tempat ditengah-tengah masyarakat, terlebih karena sosialisasi yang dilakukan begitu gencar hingga sampai ke pelosok pemukiman penduduk.
"Beliau saya lihat cukup bagus sosialisasinya. Hanya saja bila dikatakan cocok atau tidak maju di Bengkalis, saya rasa cocok. Karena selama 3 periode menjadi DPD/MPR RI tentu sudah banyak pengalaman. Dan mustahil tidak ada persiapan sebelumnya ketika menjatuhkan pilihan untuk maju di Pilkada Bengkalis 2015 ini," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (8/7/15).
Dirinya menyebut, jika melihat elektabilitas dan kepopuleran Intsiawati Ayus, tentu sudah tidak diragukan lagi. Ini dilihat dari dukungan masyarakat yang menjadikan beliau duduk di senayan mewakili suara rakyat, daerah di Riau selama lebih dari 10 tahun.
Terkait kandidat yang akan bertarung nanti, ia memprediksi maksimal hanya 3 pasangan calon saja. Karena hingga saat ini, total hanya ada Herliyan Saleh, Amril Mukminin, Sulaiman Zakaria dan Intsiawati Ayus, yang secara terang-terangan menyatakan diri untuk menjadi Calon Bupati Bengkalis.
Apalagi belakangan ini, lanjut dia, Amril Mukminin dikabarkan sudah 'deal' berpasangan dengan Sulaiman Zakaria. Padahal keduanya pernah saling membantah untuk berpasangan.
"Kalau untuk Incumben, saya juga belum melihat kepastiannya berpasangan dengan siapa. Memang sempat terdengar kabar berpasangan dengan Kaderismanto. Tapi yah, kita masih menanti seperti apa kedepannya," tambahnya.
Terakhir dikatakannya, mengenai pencalonan Intsiawati Ayus kelak, ia menyarankan agar lebih intens berkomunikasi dengan Partai politik. Sebab, memang Intsiawati bukanlah dari kalangan orang Partai.
"Saya tidak tahu perkembangan ibu Intsiawati perhari ini. Karena memang tidak ada komunikasi dengan beliau. Tapi saya komunikasi dengan rekan-rekan di Pusat, katanya beliau rajin komunikasi ke beberapa Partai Poitik. Saya menyarankan agar tetap menggunakan jalur Partai untuk maju, meski ada jalur Independen." tutupnya. (***)


Komentar Via Facebook :