Puisi tentang Hubungan: X, karya Setiabasa
X
Oleh: Setiabasa
X
Namamu masih tinggal
di sela-sela ingatan,
muncul tanpa diundang
pada saat lengah,
seperti pecahan kaca
yang lama terselip di telapak tangan
tiba-tiba berdenyut ulang
Aku mencoba melupakan,
tetapi luka rupanya lebih gigih
daripada waktu.
X
Dua garis yang saling bersilang.
Sesederhana itu bentuknya.
Namun sejak hari itu
hidupku terbagi dua:
sebelum
dan sesudah
Ada hal-hal yang kembali utuh.
Ada yang tidak.
Tahun-tahun lewat
tetapi retak itu
tetap tinggal.
Orang bilang waktu menyembuhkan.
Mungkin benar.
Tetapi tidak untuk pecahan kaca.
Dan di dalam diriku,
tanda silang itu
tetap ada.
Rintis, 11 Juni 2026
Setiabasa, seorang ibu rumah tangga, ibu dua orang putra dan nenek sepasang cucu. Menyukai membaca sejak kecil. Fiksi, non-fiksi dan juga puisi. Sejak akhir 2022 mengikuti beberapa kelas online (Uti, AIS, Ruang Kata, Symprerifora dll) untuk belajar menulis puisi dan karyanya sudah masuk dalam beberapa buku antologi puisi. Ia sedang mengikuti kelas puisi AIS#68. IG: @setia.xu


Komentar Via Facebook :