Puisi tentang Kehidupan: Romantisme yang Padam, karya Hajriah RE

Puisi tentang Kehidupan: Romantisme yang Padam, karya Hajriah RE

Romantisme yang Padam
Oleh: Hajriah RE 

Malam itu, kita masih senda gurau jelang Magrib
Duduk sempurna di tempat semula, ruang istimewa.
Denting kuali terdengar merdu,  cipta rasa gugah selera
Semburat biru hangatkan lodeh sisa siang tadi

Saat usai baktimu, poles kembali tubuh lusuh
Kilau nampak segarkan netra, belai lembut raga tidak lagi muda
Lavender setia temani, esok pagi jumpa lagi

Satu dasawarsa berkelana tiada keluh
Tumpahan rempah, minyak dan air serta luka di raga tak dirasa
Namun saat tangan sentuh kembali, kedip lemah semburat biru netramu 
Akhirnya padam, teronggok sepi

Napas menderu, degup berpacu seiring waktu
Pikiran kalut, rencana tergerus
Aroma kopi pagi hari terasa berbeda
Kepulan asap ikut menguar, aneka bahan kembali disimpan

Mataram, 4 Juni 2026


Hajriah RE, perempuan berdarah Sasak (Lombok) bernama lengkap Hajriah, S.E. kelahiran 1974 adalah guru ekonomi di SMAN 8 Mataram. Karya pertamanya Antologi Cerpen "Cinderela Tanpa Batas Waktu". Saat ini bergabung dalam Competer Indonesia, Olimpus Publisher dan Symprerifora Publisher serta belajar bersama Asqa Imagination School (AIS). Prestasi yang pernah diraih 25 besar Lomba Cipta Puisi Masa Kecil AIS, juara harapan 3 Asqa Book Awards (ABA) XXIII, 10 besar ABA XXIV dan juara harapan 1 Anugerah COMPETER Indonesia 2025, juara harapan 2 Asqa Book Awards (ABA) XXV dan juara 3 Anugerah COMPETER Indonesia 2026. 
Motonya:  Belajar Tanpa Batas Waktu
Silahkan mampir IG: @hajriahr_ atau di FB Hajriah SE.


 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :