Jurnalisme untuk Masa Depan: Anugerah Ali Kelana 2026 Angkat Tema Energi Berkelanjutan

Jurnalisme untuk Masa Depan: Anugerah Ali Kelana 2026 Angkat Tema Energi Berkelanjutan

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM-Di tengah derasnya arus disrupsi media dan perkembangan kecerdasan buatan (AI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga marwah profesi jurnalistik melalui penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026.

Ajang bergengsi yang menjadi wadah apresiasi bagi insan pers tersebut kini mulai dimatangkan. Tahun ini, panitia mengangkat tema besar "Pembangunan Energi Berkelanjutan", sebuah isu strategis yang tidak hanya menjadi perhatian nasional, tetapi juga menentukan masa depan generasi mendatang.

Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, didampingi Koordinator Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ), Hary B. Koriun, menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih untuk mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang mampu mengedukasi masyarakat sekaligus mengawal proses pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.

“LKTJ Ali Kelana ini adalah satu upaya dan ikhtiar kami untuk terus mendorong wartawan anggota PWI Riau agar tetap melahirkan karya jurnalistik yang bermutu di tengah disrupsi media dan ancaman kecerdasan buatan,” ujar Raja Isyam.

Melalui tema tersebut, para peserta didorong mengeksplorasi beragam isu penting, mulai dari inovasi teknologi energi, implementasi kebijakan, dampak lingkungan, hingga transisi ekonomi menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya itu, panitia juga membuka ruang bagi karya yang mengangkat kearifan lokal dan budaya masyarakat dalam mendukung transformasi energi berkelanjutan.

Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 mempertandingkan dua kategori, yakni karya tulis jurnalistik dan karya foto jurnalistik. Karya yang dapat diikutsertakan adalah karya yang telah dipublikasikan di media cetak maupun daring pada periode Agustus 2025 hingga 15 Juli 2026.

Untuk kategori karya tulis, panitia menyediakan hadiah utama sebesar Rp7,5 juta dan lima penghargaan nominator masing-masing Rp500 ribu. Sementara kategori foto jurnalistik memperebutkan hadiah utama Rp5 juta serta lima penghargaan nominator masing-masing Rp500 ribu.

Kompetisi ini terbuka bagi seluruh anggota PWI yang masih aktif. Karya tulis yang dilombakan harus berbentuk feature atau laporan mendalam dengan panjang minimal 1.500 kata. Seluruh karya wajib merupakan hasil liputan asli dan tidak diperkenankan menggunakan produk kecerdasan buatan maupun hasil plagiasi.

Panitia berharap ajang ini tidak sekadar menjadi perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi wartawan untuk menghadirkan karya yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat. Di tengah tantangan zaman, jurnalisme berkualitas tetap menjadi pilar penting dalam menjaga demokrasi, menyuarakan kepentingan publik, serta mengawal pembangunan yang berkelanjutan.

Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 15 Juli 2026 pukul 23.59 WIB melalui surat elektronik resmi PWI Riau. Sementara pengumuman para pemenang akan dilaksanakan pada 31 Juli 2026.

Melalui Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, PWI Riau mengirimkan pesan kuat bahwa karya jurnalistik yang lahir dari ketekunan, integritas, dan keberpihakan pada kepentingan publik akan selalu memiliki tempat dan nilai yang tinggi, sekalipun teknologi terus berkembang. Sebab pada akhirnya, jurnalisme bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang menjaga harapan dan masa depan.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :