Sidang Kasus Pemerasan K3, Noel Akui Menyesal Terima Gratifikasi Rp3,36 Miliar dan Motor Ducati

Sidang Kasus Pemerasan K3, Noel Akui Menyesal Terima Gratifikasi Rp3,36 Miliar dan Motor Ducati

Foto: Ist, Sumber : Net

JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025 Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel mengaku menyesal telah menerima gratifikasi senilai Rp3,36 miliar serta sebuah sepeda motor Ducati Panigale dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pengakuan itu disampaikan Noel saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait perkara dugaan pemerasan dalam proses penerbitan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Dalam persidangan, Noel mengakui dirinya menerima uang miliaran rupiah serta motor mewah Ducati yang disebut berasal dari praktik pemerasan yang dilakukan sejumlah pegawai Kemenaker. Di hadapan majelis hakim, ia menyampaikan penyesalan atas perbuatannya.

Kasus ini menyeret sejumlah pegawai Kemenaker yang turut ditetapkan sebagai tersangka. Dugaan praktik pemerasan disebut berkaitan dengan pengurusan sertifikasi K3, dokumen penting yang seharusnya menjadi instrumen perlindungan keselamatan kerja, namun justru diduga berubah menjadi ladang pungutan liar.

Perkara ini menjadi sorotan karena menyeret pejabat tinggi negara sekaligus memperlihatkan dugaan praktik korupsi yang mengakar dalam layanan birokrasi ketenagakerjaan. Sertifikasi K3 yang semestinya menjadi simbol perlindungan pekerja, kini justru tercoreng oleh dugaan transaksi gelap dan permainan oknum di balik meja pelayanan.

Sidang masih akan berlanjut untuk mendalami aliran dana, keterlibatan para pihak, serta kemungkinan adanya aktor lain dalam praktik pemerasan tersebut. Publik kini menunggu sejauh mana pengusutan perkara ini akan membuka tabir budaya korupsi di sektor pelayanan ketenagakerjaan.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :