KEK Keuangan Disiapkan: Bukan Sekadar Insentif, Pemerintah Bidik Magnet Finansial Global

KEK Keuangan Disiapkan: Bukan Sekadar Insentif, Pemerintah Bidik Magnet Finansial Global

Foto: Ist

JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Pemerintah tengah meracik desain baru Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tak biasa. Fokusnya bukan pabrik atau pariwisata, melainkan sektor keuangan yang diharapkan menjadi “mesin uang” baru bagi Indonesia.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut proses pembentukan KEK keuangan masih berjalan dan digarap bersama International Financial Center. Menurutnya, paket insentif yang disiapkan tidak akan meniru KEK konvensional yang selama ini mengandalkan tax holiday, tax allowance, atau kemudahan perizinan.

“Skemanya akan lebih spesifik dan disesuaikan dengan kebutuhan industri finansial global,” menjadi garis besar arah kebijakan yang disiapkan.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya menegaskan kawasan ini bukanlah fasilitas family office, melainkan ekosistem utuh yang menampung berbagai aktivitas industri keuangan.

Model yang dibidik pun bukan coba-coba. Pemerintah mengacu pada pola sukses Dubai, yang mampu menjelma menjadi magnet institusi keuangan dunia melalui kombinasi insentif fiskal, regulasi yang luwes, dan infrastruktur kelas global.

Jika desain ini matang, KEK keuangan diharapkan menjadi klaster terintegrasi: dari perbankan, manajemen aset, hingga perusahaan teknologi finansial dalam satu kawasan. Sebuah “kota uang” yang tak hanya menarik investasi, tapi juga menguji keseriusan Indonesia naik kelas di panggung finansial global.

Namun seperti biasa, pertanyaannya belum berubah: apakah ini akan jadi lompatan besar, atau sekadar konsep ambisius yang tersendat di meja regulasi?

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :