Rp90 Miliar Digelontorkan, Jalan Kuansing Dikebut: Siap Sambut MTQ dan Pacu Jalur

Rp90 Miliar Digelontorkan, Jalan Kuansing Dikebut: Siap Sambut MTQ dan Pacu Jalur

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM— Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau mengucurkan sekitar Rp90 miliar untuk membenahi ruas jalan menuju Kuantan Singingi menjelang Musabaqoh Tilawatil Qur'an Riau ke-44 dan Pacu Jalur 2026.

Ruas vital dari Pekanbaru hingga Teluk Kuantan, lanjut ke perbatasan Sumatera Barat, kini jadi prioritas. Targetnya jelas: arus transportasi lancar saat dua agenda besar itu digelar. Tapi di balik angka fantastis, publik punya pertanyaan klasik, seberapa lama jalan ini akan benar-benar bertahan?

Pejabat BPJN Riau, Rudisman, merinci anggaran terbagi dalam dua paket: Rp53,8 miliar untuk Pekanbaru–Muara Lembu dan Rp35,3 miliar untuk lanjutan hingga perbatasan Sumbar.

Di lapangan, alat berat sudah mulai bergerak. Titik-titik rusak parah seperti Sungai Pagar, Simalinyang, hingga Lipat Kain jadi sasaran awal. Namun cerita lama kembali muncul seperti kaset yang tak pernah diganti: jalan rusak, diperbaiki, lalu rusak lagi.

Biang keladinya pun bukan rahasia. Kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), terutama angkutan batubara lintas provinsi, disebut sebagai “perusak sunyi” yang menggerus umur jalan lebih cepat dari rencana.

BPJN berjanji perbaikan akan dikebut. Tapi pertarungan sebenarnya bukan hanya soal menambal aspal, melainkan menertibkan beban berlebih yang selama ini seperti dibiarkan melintas tanpa rem.

Jadi, Rp90 miliar ini akan jadi solusi jangka panjang, atau sekadar kosmetik menjelang pesta? Waktu, dan roda-roda berat di jalan itu, yang akan menjawab.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :