Razia Tengah Malam, Polda Riau Gandeng GRANAT sasar THM Pekanbaru

Razia Tengah Malam, Polda Riau Gandeng GRANAT sasar THM Pekanbaru

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM– Di saat sebagian kota terlelap, aparat justru bergerak. Polda Riau bersama Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Anti Narkotika (DPD GRANAT) Provinsi Riau menggelar razia di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), menyasar MP Club dan Furaya Hotel, Selasa (14/4/2026) dini hari.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa perang terhadap narkoba tak mengenal jam istirahat. Dimulai dari apel persiapan di Mapolda Riau, tim gabungan langsung bergerak menyisir dua titik yang kerap menjadi pusat aktivitas malam di Kota Pekanbaru.

Ketua DPD GRANAT Riau, Freddy Simanjuntak, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk komitmen bersama dalam mengantisipasi peredaran narkoba, sekaligus menunjukkan keterbukaan Polda Riau terhadap pengawasan publik.

“Ini langkah positif. Polda Riau menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik dan masukan, termasuk dari GRANAT. Kami mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba di Riau,” ujarnya.

Razia yang berlangsung dari pukul 01.00 WIB hingga 02.15 WIB itu menemukan sejumlah indikasi yang patut didalami. Di lokasi pertama, Furaya Hotel, petugas menemukan bungkusan plastik bening yang diduga bekas kemasan ekstasi dalam kondisi kosong, seolah baru saja “ditinggalkan”.

Sementara di lokasi kedua, MP Club, sekitar 40 pengunjung turut diperiksa. Dalam proses tersebut, aparat juga mendapati sepasang pria dan wanita di ruang karaoke, dengan dugaan awal bahwa pria tersebut merupakan anggota Polresta Pekanbaru—temuan yang kini menjadi perhatian serius untuk ditelusuri lebih lanjut.

Seluruh barang bukti yang ditemukan langsung diamankan oleh pihak kepolisian, dengan disaksikan oleh jajaran GRANAT sebagai bagian dari transparansi proses penindakan.

Operasi ini melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Brimob Polda Riau, Direktorat Reserse Narkoba, Direskrimum, hingga Provos. Tak hanya itu, jajaran GRANAT dari berbagai daerah, Pekanbaru, Siak, hingga Binawidy turut hadir mengawal jalannya razia.
Freddy berharap sinergi antara aparat dan masyarakat ini terus diperkuat, bukan hanya sebagai respons sesaat, tetapi sebagai gerakan berkelanjutan.

“Harapannya, kolaborasi ini semakin solid. Kita ingin Riau benar-benar serius menuju generasi bebas narkoba,” tutupnya.

Di balik gemerlap lampu malam, razia ini seperti membuka tirai: ada realitas yang tak selalu terlihat, namun tak boleh dibiarkan.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :