Puisi tentang Hidup: Di Antara yang Tersisa, karya Nurianis Dahlan
Di Antara Yang Tersisa
Oleh: Nurianis Dahlan
Malam belajar bernapas pelan
aku (ter)diam
antara ingin bertahan
atau hanya menjadi
gema yang tak lagi bernama
Doa-doa kusimpan di dada
tak selalu berani disebut
kadang hanya kupelihara
sebagai perih(al)
yang bisa dibaca perintah
atau keadaan
Di ujung hari
aku menanam harap(an)
jika tumbuh, ia lengkap
jika gugur, cukup harap
yang tak menyerah pada gelap
Angin Sore, 2026
Nurianis Dahlan lahir di Inuman, 1982. Menetap di Batam, mengajar anak-anak sekolah dasar sambil merawat kata. Ia menempuh perjalanan kepenyairan melalui Kelas Puisi Online dan Asqa Imagination School. Bergiat bersama COMPETER Indonesia, COMPETER Batam, Ruang Kata, dan Perhimpunan Penulis Kepri.
Buku tunggal pertamanya Lorong Inspirasi terbit tahun 2023, disusul puluhan jejak dalam antologi puisi bersama.Dapat melihat jejak melalui Facebook @nurianisrifqi dan akun Instagram @nurianis.


Komentar Via Facebook :