Puisi tentang Makanan: Kampiun di Gang Koto Ilalang, karya Nurianis Dahlan
Kampiun di Gang Koto Ilalang
Oleh: Nurianis Dahlan
Di Gang Koto Ilalang
langkah kecilku dulu sering pulang
bersama aroma santan dan daun pisang
dari mangkuk kampiun yang hangat
Uni Nel berdiri di balik senyum ramahnya
suara lembut memanggil nama
seolah setiap sendok
adalah pelukan untuk anak-anak lelah bermain
Bubur putih ketan hitam kacang hijau
bersatu tanpa saling mendominasi
seperti masa kecil
sederhana tapi utuh
Kini aku dewasa
rindu itu masih setia tinggal
di sudut lidah dan ingatan
menunggu dipanggil hujan sore
kenangan yang tiba-tiba lapar
Kampiun itu mungkin tinggal cerita
tapi rasa dan senyum Uni Nel
masih hangat
di gang kecil bernama ingatan
Sudut Kenangan, 2026
Nurianis Dahlan lahir di Inuman, 1982. Menetap di Batam, mengajar anak-anak sekolah dasar sambil merawat kata. Ia menempuh perjalanan kepenyairan melalui Kelas Puisi Online dan Asqa Imagination School. Bergiat bersama COMPETER Indonesia, COMPETER Batam, Ruang Kata, dan Perhimpunan Penulis Kepri. Buku tunggal pertamanya Lorong Inspirasi terbit tahun 2023, disusul puluhan jejak dalam antologi puisi bersama.
Dapat melihat jejak melalui Facebook @nurianisrifqi dan akun Instagram: @nurianis.


Komentar Via Facebook :