Puisi tentang Bencana Sumatera 2025: Retakan Pintu Langit, karya Syalmiah
Retakan Pintu Langit
Oleh: Syalmiah
subuh mengubur bayang
Aceh, Sumatra mengeja luka
bencana lebih lama dari ingatan
rumah-rumah mengecil di tapak air
waktu terhenti pada jiwa-jiwa luruh
ibu simpan retak di lipatan dadanya
air mata dan doa mengendap, sunyi
langit berpaling dari wajahnya sendiri
pintunya retak oleh doa tak sempat ucap
sajadah jadi pasir
takbir pecah tanpa gema
di tanah yang tak lagi percaya pagi
kami mengubur Tuhan dalam sunyi yang panjang
Kodam 2, 19 Desember 2025
Syalmiah, adalah salah satu dari 36 Besar Anugerah COMPETER Indonesia (ACI) 2026 yang pemenangnya akan diumumkan pada bulan Januari 2026 mendatang. Hobinya membaca dan menulis.
Beberapa karyanya dimuat dalam sejumlah media seperti Timesline, Sastra Sanggam, Ranah Riau, Khatulistiwa, dll.
Saat ini ia aktif di Kelas Puisi Asqa Imagination School (AIS) di bawah bimbingan Muhammad Asqalani eNeSTe.


Komentar Via Facebook :