Bara Skandal Lingkungan Mendidih

APPL Bongkar dugaan AMDAL Siluman PT ABM, Pemerintah Pelalawan Bungkam?

APPL Bongkar dugaan AMDAL Siluman PT ABM, Pemerintah Pelalawan Bungkam?

Foto: Ist

PELALAWAN, RANAHRIAU.COM- Sorotan publik kembali mengarah tajam bahkan menusuk ke Pabrik Kelapa Sawit PT Abdi Budi Mulia (ABM) di Pelalawan. 

Bukan lagi sekadar soal asap pekat yang saban hari menyesakkan dada warga, tapi dugaan jauh lebih serius: izin AMDAL yang disebut-sebut misterius, samar, bahkan tercium lebih menyengat daripada aroma limbah yang melayang dari cerobong pabrik.

Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan (APPL) Riau menjadi pihak pertama yang membunyikan alarm keras. Pertanyaannya sederhana, tapi menghentak:

“Izin AMDAL nya benar ada, atau hanya sekadar tulisan hantu yang tidak pernah terlihat wujudnya di lapangan?”

Koordinator APPL, Eril, melontarkan kritik pedas yang tak hanya menyentil, tetapi terdengar seperti tamparan telak bagi instansi yang bertanggung jawab terhadap integritas perizinan.

“Izin AMDAL PKS tersebut patut kita pertanyakan. Kalau memang ada, tunjukkan prosesnya. 

Apakah benar melalui prosedur atau cuma seperti pocong lompat-lompat, muncul sebentar, tapi tanpa jejak yang jelas?” tegasnya kepada wartawan, Rabu (11/12/2025).

Pabrik ‘Menempel’ Pemukiman: Warga Seakan Dipaksa Menghirup Bahaya

Temuan lapangan APPL membuat alis publik terangkat. Pabrik PT ABM disebut berdiri terlalu dekat dengan pemukiman, jarak aman berubah menjadi jebakan kesehatan.

Setiap kali produksi berlangsung, asap tebal mengepul tanpa kompromi.

Asap itu merayap ke rumah-rumah warga, masuk ke kamar tidur, ke ruang keluarga, bahkan ke paru-paru mereka yang tak bersalah.

“Ini bukan gangguan biasa. Ini ancaman kesehatan. Warga setiap hari seperti disuapi asap. 

Ini polusi berbahaya dan tidak bisa dibiarkan,” kata Eril lagi.

APPL Mengultimatum: “Buka Transparansi, atau Pelalawan Siap Punya Skandal Lingkungan Baru”

APPL menyorot tiga instansi penting yang dinilai wajib buka suara, bukan sekadar diam dan menunggu tekanan publik membesar:

  • Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan
  • Dinas PUPR bidang Tata Ruang Kabupaten Pelalawan
  • Dinas Perizinan Kabupaten Pelalawan

“Publik menuntut kejelasan. Apakah proses izinnya benar-benar steril, atau ada noda yang sengaja ditutupi?” tegas Eril, menantang.

Yang lebih mengejutkan, Eril menyebut pihaknya berulang kali menghubungi Dinas Perizinan Kabupaten Pelalawan untuk meminta klarifikasi.

Namun hingga kini, sunyi. Tak ada balasan. Tak ada penjelasan. Hanya diam yang semakin mencurigakan.

“Kita sudah menghubungi beberapa kali, tapi sampai hari ini tidak ada balasan,” ungkapnya.

Sorotan Kini Mengarah ke Pemerintah Pelalawan: Diam atau Berani Transparan?

Dugaan AMDAL bermasalah ini berpotensi menjadi skandal lingkungan baru di Riau bila tidak dibuka secara terang benderang.

Masyarakat kini menunggu: Apakah pemerintah Pelalawan berani menjawab, atau memilih menutup mata terhadap asap, limbah, dan keresahan warga?

Cerita ini jelas belum selesai. Justru baru dimulai.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :