Angkat Tema Peduli Palestina
Dari Rumah Singgah, Mengalir Cahaya Ukhuwah: Muallaf Pemulia Riau Perkuat Iman dan Persaudaraan
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Di sebuah rumah singgah sederhana di Perumahan GTU Parit Indah, Labersa, suasana hangat menyelimuti Ahad (30/11/2025) pagi itu.
Para muallaf yang dibina Dompet Dhuafa Riau, tergabung dalam Pesantren Muallaf Indonesia (Pemulia), kembali berkumpul dalam kajian bulanan yang bukan hanya menguatkan iman, tetapi juga menyatukan hati-hati yang sedang tumbuh bersama menuju Islam yang kaffah.
Pertemuan itu dipandu Ustadz Mastain Al Amin, S.Sos—yang juga perwakilan Yayasan Kasih Palestina Wilayah Riau. Dengan bahasa lembut namun penuh ketegasan ruhani, ia mengingatkan bahwa menjadi muslim bukan sekadar identitas, melainkan ikatan batin yang menembus batas fisik, suku, bahkan negara.
“Kita ini satu tubuh. Jika satu bagian sakit, seluruh tubuh ikut merasakan. Begitu pula umat Islam—kita dituntut saling peduli dan saling mendoakan,” tegasnya di hadapan para peserta pembinaan.
Ia menekankan, ukhuwah Islamiyyah bukan hanya untuk mereka yang dekat dalam jarak, tetapi juga untuk saudara-saudara yang jauh di belahan dunia lain.
Doa, kepedulian, dan rasa senasib sepenanggungan menjadi jembatan yang menghubungkan hati-hati kaum muslimin di seluruh dunia.
Lebih dari itu, Ustadz Mastain mengajak para muallaf untuk tampil sebagai muslim yang memberikan manfaat.
Menurutnya, kebermanfaatan tidak menunggu waktu, status, atau kondisi tertentu. Setiap muslim bisa memberi kebaikan kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja.
Kajian bulanan ini tak hanya menguatkan pemahaman keislaman, tetapi juga memperkokoh mental dan spiritual para muallaf yang tengah belajar menjadi bagian dari komunitas besar umat Islam.
Sebagai bentuk kasih sayang dan dukungan moral, kegiatan ditutup dengan pemberian alat kebersihan serta makanan ringan untuk dibawa pulang. Sederhana, tetapi sarat makna kepedulian.
Pembinaan ini menjadi bukti bahwa dakwah tak selalu harus megah dan seremonial. Kadang, dakwah adalah tentang hadir, mendengar, memeluk, dan menguatkan. Dan di rumah singgah itu ukhuwah Islamiyyah menemukan makna paling nyatanya.
Pemulia Dompet Dhuafa Riau terus berkomitmen merawat para muallaf, bukan hanya dengan ilmu, tapi juga dengan cinta.


Komentar Via Facebook :