Puisi tentang Tumbuhan: Teka teki rumput Teki karya Imas Mulyati
Teka teki Rumput Teki
Oleh: Imas Mulyati
Pada retak tanah kering yang diludahi langit,
Engkau, cyperus rotundus, hadir tanpa bimbang.
julurkan akar-akar doa tak kunjung habis
meski lara diinjak langkah pongah
tegakkan ambisi.
Di balik aroma busuk, sembunyikan penawar
pada minyak atsiri di palung sunyi;
seperti tabib semburkan rapal
dari kibar jubah langit,
siap sembuhkan luka.
Tumbuh tanpa gelisah,
namun juga tak minta puji.
Bagai teka-teki purba,
engkau tak minta jawab logika pikir;
tak pedulikan sangka manusia,
gulma telah lekat sebagai vonis
pada ragamu yang tak berdosa.
Bandung, 10 Juli 2025
Imas Mulyati. Kelahiran Garut, 25 Mei 1971 adalah seorang Pengawas SMA pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Latar belakang pendidikan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Bandung mengantarkannya pada hobi menulis. Karya tunggalnya adalah Untukmu Negeriku, Catatan Cinta Rakyat Jelata (kumpulan esai pendidikan); 2025; Gejolak Rasa, ISBN: 978-623-7837-75-6; 2024; Amorphophallus ISBN: 978-623-7837-81-7; 2024; dan Fenomena Bahasa Indonesia: Permasalahan, Pembelajaran, Penilaian, dan Pendeteksian Kecurangan dalam Ujian, ISBN: 978-602-60391-9-4; 2017. Tergabung dalam komunitas penulis: ASIAN WOMEN WRITERS ASSOCIATION(AWWA), Media Guru Indonesia, Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat (KPPJB), Berita Disdik Jawa Barat, Jendela Puspita Indonesia, Asqa Imagination School (AIS #56), dan komunitas lainnya. Telah memperoleh 4 penghargaan kepenulisan: Parasamya Susastra Nugraha 2024, Parasamya Suratma Nugraha 2024, Parasamya Susastra Nugraha 2023, dan Parasamya Suratma Nugraha 2023. IG: @imasmulyati_25


Komentar Via Facebook :