Puisi tentang Luka: Hari Perayaan Luka, karya Ilham Nuryadi Akbar
Hari Perayaan Luka
Oleh: Ilham Nuryadi Akbar
Kasam di dadamu adalah lebah yang senantiasa tabah
kau biarkan telur-telur tak menetas
demi madu-madu dapat menetes
pecah di tangan manusia.
Doa dari bibirmu hanya mantra yang berair
berembun di kaki Tuhan
dan mengering di hadapan hukum.
Hatimu adalah keledai
yang seribu kali menyambut hari perayaan luka
dan kau tak pernah tahu
kapan seekor ular melepas gigitannya
di malam tempat kau mengadu.
Adakah kau tahu, Puan?
di tubuhmu, tangis serupa kitab suci
yang tak pernah kau khatamkan.
Pematangsiantar, 24 September 2024.
Ilham Nuryadi Akbar lahir di Banda Aceh dan saat ini sedang merantau di Kota Pematangsiantar. Buku pertamanya diterbitkan oleh Alinea Medika Pustaka berjudul Kemarau Di Matamu Hujan Di Mataku. Puisi dan cerpen dimuat pada beberapa media lokal dan nasional seperti: Koran Tempo, Republika.id, Suara NTB, Kumparan.com, Koran Radar Banyuwangi, Sumenep.news, ideide.id, Sastramedia, Lensasastra, Harian Rakyat Sultra, Literasikalbar, Koran Fajar Cirebon, Barisan.co, Negeri Kertas, dll. IG: @ilhamfellow


Komentar Via Facebook :