Etika Ekonomi di Saat Covid 19 Terjadi
RANAHRIAU.COM- Etika adalah suatu norma atau aturan yang dipakai sebagai pedoman dalam berperilaku di masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik dan buruk.
Ada juga yang menyebutkan pengertian etika adalah suatu ilmu tentang kesusilaan dan perilaku manusia di dalam pergaulannya dengan sesama yang menyangkut prinsip dan aturan tentang tingkah laku yang benar. Dengan kata lain, etika adalah kewajiban dan tanggungjawab moral setiap orang dalam berperilaku di masyarakat.
Secara etimologis, kata etika berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu “Ethikos” yang artinya timbul dari suatu kebiasaan. Dalam hal ini etika memiliki sudut pandang normatif dimana objeknya adalah manusia dan perbuatannya.
Ekonomi adalah ilmu sosial yang mempelajari perilaku manusia dalam mengelola sumber daya yang terbatas dan menyalurkannya kedalam berbagai individu atau kelompok yang ada dalam suatu masyarakat. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos) yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga". Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Ditengah pandemi covid-19 ini yang sama-sama kita hadapi sangat lah banyak perubahan yang berlaku dalam kehidupan atau kebiasaan sehari-hari. Sejak sekitar tahun 2019 sampai sekarang pada tahun 2021 yang tak kunjung selesai. Banyak hal perubahan yang terjadi yang dikarenakan oleh pandemic covid 19 ini yang mengakibatkan banyak turunnya dimulai dari segi ekonomi, pendidikan, serta kewirausahaan.
Ketidakpastian informasi mengenai pandemic covid 19 ini yang menyebabkan kekhawatiran di kalangan masyarakat yang menjadi panik serta sebagian masyarakat melihat peluang mencari keuntungan pribadi dengan melakukan stok masker, hand sanitizer yang merupakan komoditas yang paling banyak permintaan di pasaran. Bahkan pemerintah tidak memberikan argumentasi dengan dasar pemikiran yang kuat.
Ditambah saat ini pemerintah membuat aturan untuk selalu menjaga sesuai aturan protocol kesehatan dan bekerja dari rumah ( Work From Home ). Maka perekonomian masyarakat semakin tidak teratur. Selain itu, Pebisnis yang hanya memikirkan keuntungan pribadi sangatlah banyak dalam mengambil keuntungan seperti banyaknya dengan memanfaatkan keadaan pandemic covid 19 ini. Seperti mereka menimbun masker dan hand sanitizer sehingga barang tersebut mengalami kelangkaan dan di jual dengan harga yang mahal atau tidak wajar. Sehingga banyaknya tindakan kriminal yang sangat terpaksa dilakukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Padahal hal itu sangat merugikan orang lain. Serta sudah melanggar etika ekonomi dalam berbisnis yaitu ketidakjujuran dalam meletakkan harga barang.
Etika ekonomi adalah prilaku ekonomi yang mempunyai normanorma dalam ekonomi baik secara pribadi, insitusi serta dalam mengambil keputusan dibidang ekonomi, supaya dapat terwujudnya ekonomi yang jujur dan dapat melahirkan persaingan yang sehat dan dapat mendorong terbentuknya kerja sama untuk membantu perekonomian yang lebih maju Bisnis sebagai suatu fenomena sosial yang begitu hakiki tidak bisa dilepaskan dari aturan-aturan main yang selalu harus diterima dalam pergaulan social contoh nya olshop.
Banyak masyarakat sekarang yang manfaatkan berjualan secara online dan Banyak di antara mereka yang mengambil keuntungan yang sangat besar saat berjualan online sehingga mereka mendapatkan suatu keuntungan lebih dibanding dari biasanya yang berjualan secara langsung seperti di mall , pasar, dan lain – lain sebagainya yang terjadi dunia ini terkhususnya di Indonesia yang sama- sama kita tempati hingga saat ini bahkan untuk di masa yang akan datang jika kalau pandemik ini terus ada walaupun sudah ada program vaksin akan tetapi masih banyak masyarakat yang tidak ingin mengikuti program tersebut Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah Covid-19.
Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya contoh yang terapkan program vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Indonesia dan juga menjadi sasaran kepada rakyat yang tinggal di ujung nusantara. Akan Tetapi masih banyak di tengah masyarakat ini yang membuat berita hoax serta menyebarkanya sehingga sebagian lapiran masyarakat bingung akan kebenaran vaksinasi tersebut.
Banyak pembisnis yang memanfaatkan hal tersebut dengan menjual vaksin dengan harga tinggi sehingga masyarakat memilih untuk tidak di vaksin dikarenakan harga yang melambung sangat tinggi.dan dampak ke masyarakat sudah jelas banyak masyarakat yang takut dilarikan ke rumah sakit dikarenakan takut di vaksin serta dan banyak masyarakat menyembunyikan penyakitnya dikarenakan takut di vonis covid-19 yang terjadi pada saat ini.
Solusi dari kejadian saat ini adalah masyarakat selalu mematuhi peraturan dari pemerintah serta mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan untuk lapisan seluruh masyarakat yang ada di Indonesia serta jangan takut dan segera di vaksin supaya tubuh menjadi kuat dan sehat untuk menghindari covid tersebut, serta tetap terus beradaptasi ke lingkungan hal baru atau kebiasaan yang baru dalam penggunaan teknologi serta memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya sehingga ekonomi di Indonesia tetap stabil dengan sesuai etika ekonomi yang sama sama ditentukan bersama.
Penulis : Agung Giantino Manfa, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Riau
Dosen Pengampu : Agustiawan, SE, M.Sc, Ak


Komentar Via Facebook :