Pemprov Riau Terus Meningkatkan Pelayanan dan Pendidikan Yang Berkualitas

Pemprov Riau Terus Meningkatkan Pelayanan dan Pendidikan Yang Berkualitas

PEKANBARU, RanahRiau.com - Komitmen dalam rangka meningkatkan Pelayanan dan Pendidikan yang berkualitas, merupakan salah atu Nawacita Bangsa Indonesia. Oleh sebab itu,Pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah berkomitmen untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.
 
Dengan komitmen tersebut, memacu percepatan akses pendidikan merupakan salah satu lini terpenting dalam meningkatkan pembangunan pendidikan, khususnya dalam meningkatkan Sumber Daya Masyarakat (SDM). Apalagi, dari program pendidikan ini memiliki andil besar dalam meluaskan "sayapnya" untuk kemajuan sosial ekonomi masyarakat itu sendiri. 

Menyadari hal itu, Pemprov Riau menempatkan pembangunan pendidikan sebagai prioritas utama dalam program pembangunan daerah. Malah, SDM yang mumpuni diyakini dapat menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

Peningkatan SDM yang berkualitas terus dilakukan Pemprov Riau. Bentuknya, dengan pemberian beasiswa terhadap siswa berprestasi maupun kurang mampu, beasiswa kepada guru dan dosen hingga peningkatan fasilitas dan sarana prasarana pendidikan.

Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pendidikan  bukan saja menjadi  tanggung jawab negara. Tapi secara moral merupakan tanggung jawab semua. Untuk itu Plt  mengajak semua pihak untuk peduli terhadap pendidikan guna mencerdaskan manusia berkarakter Pancasila.

"Kita kembalikan semangat dan konsep Ki Hajar Dewantara. Pendidikan sebuah kegembiraan.  Menuju manusia berkarakter harus bekerja keras dan membuka lebar keterlibatan masyarakat," ujar Plt Gubri dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015, di kantor Gubernur, beberapa waktu yang lalu.

Plt Gubri meminta seluruh guru di Provinsi Riau untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. Sehingga diharapkan, dapat bersaing baik itu ditingkat provinsi maupun nasional bahkan internasional.

Plt Gubri juga mengingatkan perlunya suasana pendidikan yang relevan. Semua ini tentu tak lepas  dari sosok Ki Hajar Dewantara yang telah menjadikan sekolah sebagai taman atau tempat yang asik untuk belajar. Sehingga ketika ingin meninggalkan taman tersebut berat hati untuk meninggalkannya.

Namun diakui Plt Gubri, banyak kekurangan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan. Hal-hal inilah yang harus segera diperbaiki ke depannya.

Pendidikan Membuka Wawasan
Selain itu, sambungnya, Pendidikan telah membuka pintu wawasan, memberi pelita dalam kehidupan, hingga bangsa ini bisa menjadi bagian dari negara dunia yang mampu bersaing dalam Sumber Daya Manusia (SDM).
 
Hal itu disampaikan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Republik Indonesia Anies Baswedan, dalam sambutan tertulisnya dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menyebutkan, sebagai negara yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA), warga bangsa ini telah dibuat larut dalam dokrin yang dikembangkan oleh para kolonial yakni terfokus pada pengerukan dan pemanfaatanSDA dalam kehidupan.

"Mereka tidak memperdulikan agar bagaimana mamsyarakat Indonesia bias cerdas sehingga memiliki SDM yang handal. Karena itulah saatnya kita bangkit, kita harus memajukan SDM kita, agar kekayaan alam yang kita miliki tidak lagi dikeruk oleh bangsa asing, karena kita tidak memiliki SDM yang mumpuni untuk mengelolanya," tegasnya.
 
  
 
Dia mengingatkan kalau dibalik kekayaan SDA yang dimiliki Indonesia, aset terbesar bangsa ini sesungguhnya terletak pada manusia bangsa Indonesia, tantangan kedepan adalah bagaimana terus mengambangkan kualitas bangsa Indonesia. Kaum kolonial, yang pernah menjajah bangsa ini telah membuat masyarakat Indonesia menjadi jauh terkebelakang, mereka terus mengeruk kekeyaan SDA Indonesia, dan mengabaikan SDM anak bangsa.

"Karena itulah, sekali lagi, sudah saatnya kita mulai fokus pada pengembangan SDM melalui pendidikan, karena pendidikan itu diibaratkan sebagai tangga berjalan, yang akan membawa kita kearah yang lebih baik," ajaknya.

Dalam kesempatan itu, Dia juga mengajak kepada berbagai pihak untuk ikut terlibat memajukan pendidikan, "mari kita beriuran dalam memajukan pendidikan ini, iuran yang paling mudah adalah dengan mendatangi sekolah kita dulu, mendatangi guru yang telah mencerdaskan kita, mari berbagi ilmu dengan anak-anak bangsa," sambungnya.

Melalui tema Hardiknas tahun ini `Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila`, sudah saatnya masyarakat Indonesia bangkit dalam upaya memajukan bidang pendidikan di negeri ini.

"Pancasila sebagai bagian dari idiologi bangsa kita, mari kita jadikan bagian dalam mempersatukan keberagaman, untuk bangkit, melawan penjajahan yang hari ini dilakukan melalui kegiatan pemerosotan mental anak bangsa, sudah saatnya kita bangkit, bersatu padu mewujudkan apa-apa yang dicita-citakan pejuang kemerdekaan bangsa ini," tutupnya. (ADV/Humas)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :