Apa Iya Kuliner Khas Riau Kalah Dibanding Provinsi Tetangga

Apa Iya Kuliner Khas Riau Kalah Dibanding Provinsi Tetangga

PEKANBARU, RanahRiau - Begitu banyak kuliner nikmat khas Provinsi Riau. Namun sedikit jumlahnya yang bisa didapat pada tempat-tempat penjual makanan cepat saji, kafe, maupun restoran mewah.

Saat ini, umumnya penjual makanan lebih merasa beruntung ketika memasarkan makanan yang berasal dari luar Riau. Seperti di rumah makan atau restoran, yang selalu dapat dijumpai yakni rendang, dendeng balado yang merupakan kuliner khas Provinsi Sumatera Barat.

Padahal, panganan asli dari Riau rasanya cukup menggugah selera. Apalagi bahan-bahan yang dipakai jarang menggunakan bahan pengawet. Beberapa kuliner dibawah ini mungkin sering dijumpai sehari-harinya. Namun masih saja ada masyarakat yang belum menyadari kalau makanan ini berasal dari Riau.

 Seperti Gulai Ikan Patin, masakan yang satu ini sangat menarik perhatian. Dari tampilannya yang berwarna kuning keemasan, serta bahan utama dari daging ikan patin yang diketahui rendah kolestrol, ditambah lagi aroma rempah-rempah begitu menarik selera untuk menyantapnya. Hidangan ini banyak dijumpai di Kota Pekanbaru. Karena letak Kota yang diapit 4 sungai besar, yakni sungai siak, sungai kampar, sungai rokan dan sungai indragiri, memungkinkan Pekanbaru mendapatkan suplai Ikan Patin yang berlimpah.


 Ada lagi yang lainnya. Yakni Ikan Selais Asap. Kuliner yang satu ini cenderung jarang dijumpai pada rumah makan atau masyarakat Riau menyebut 'kedai nasi'. Salah satu faktor penyebabnya, karena Ikan Selais Asap ini harganya sedikit agak mahal. Dan biasanya, para wisatawan yang mampir ke Riau akan mencari Ikan Selais Asap sebagai buah tangan. Konon kabarnya, Ikan Selais Asap merupakan hidangan kegemaran para Sultan di masa kerajaan Melayu.

Nah yang satu ini, tentu tidak asing lagi kita lihat. Yakni Roti Canai. Memang sebetulnnya Roti Canai bukan hanya ditemukan di Riau saja. Melainkan Negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, juga menjadikan Roti Canai sebagai panganan favorit.

Untuk kuliner yang sifatnya kue (kue basah dan kering) yang khas dari Provinsi Riau adalah Bolu Kemojo, Roti Jala, Asidah, Lempuk Durian.

 Untuk minuman, Provinsi Riau memiliki satu suguhan yang nikmat namun jarang dijumpai di tempat-tempat penjajah minuman pinggir jalan maupun restoran mewah. Dialah minuman Laksamana Mengamuk. Minuman yang mempunyai nama unik ini merupakan asli berasal dari Pekanbaru. Minuman tradisional ini juga memiliki rasa yang khas, yakni aroma mangga kweni bakal menggoda anda untuk mencicipinya.

Jadi sudah jelas, kuliner khas Riau tidak kalah dengan Daerah lainnya di Indonesia. Hanya saja, Masyarakat yang bernaung di Bumi Lancang Kuning (sebutan untuk Provinsi Riau) memang lebih menggemari makanan yang bersifat pedas, berminyak dan bersantan, seperti ciri khas kuliner dari Provinsi tetangga.


Pihak Pemerintah Provinsi Riau, yakni Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, berharap dengan jumlah penduduk Riau yang mencapai 6,2 juta jiwa, bisa memberikan peluang besar untuk perkembangan ekonomi masyarakat dari sektor kuliner. (Nof)

Editor : Aditiawarman
Komentar Via Facebook :