BPJS Tingkatkan Pertumbuhan Jumlah Peserta, tembus Angka 1,7 Juta Jiwa
Pekanbaru, RanahRiau.com- Demi tercapainya cakupan semesta kepesertaan di 2019 mendatang, BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru terus berupaya meningkatkan pertumbuhan jumlah peserta JKN-KIS di 4 daerah cakupannya yang meliputi Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu dan Kota Pekanbaru. Terbukti hingga 30 Juni 2017 lalu, jumlah peserta BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru telah menembus angka 1,7 juta jiwa.
Menurut Kepala BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru, Eddy Martadinata, meningkatnya pertumbuhan jumlah peserta tersebut diikuti pula dengan peningkatan jumlah fasilitas kesehatan yang telah menjalin kerjasama. Dimana hingga saat ini BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru sudah bermitra dengan 276 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Terdiri dari 37 dokter praktik perorangan, 85 puskesmas, 17 dokter praktik gigi perorangan dan 137 klinik pertama.
Tak hanya itu, BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru juga telah bekerjasama dengan 40 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang meliputi 40 rumah sakit, 40 apotek serta 16 apotek.
"Kami pasti tetap berkomitmen memperluas akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan. Selain itu tentu kami pun berharap peran dari pemerintah daerah untuk mengoptimalkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat juga ikut meningkat. Sama-sama saling memperkuat regulasi kepatuhan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS sehingga dapat mewujudkan cakupan semesta di 2019 mendatang," tuturnya ketika memaparkan capaian kinerja BPJS Kesehatan di kantor cabang Pekanbaru, Selasa (22/08/17).
Dia menjelaskan, dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan, pihaknya juga telah melakukan berbagai inovasi dan terobosan demi terpenuhinya target tersebut. Jika masyarakat sebelumnya hanya bisa melakukan pendaftaran di kantor cabang, layanan operasional kabupaten/kota, bank dan website, maka kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Selain itu, BPJS Kesehatan telah mengembangkan pula pendaftaran melalui Sistem Dropbox di kantor kecamatan, kantor kelurahan dan sejumlah tempat ibadah. Ada lagi PPOB mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN.
"Dan yang terbaru melalui SIM keliling. Kami membuat BPJS keliling yang jadwalnya sama dengan jadwal SIM keliling. Jadi, dimana ada SIM keliling, disitu pasti ada BPJS Kesehatan. Tentunya kami pun telah bekerjasama dengan kepolisian (Polda Riau)," tutupnya.
(RiauTerkini.com)
Menurut Kepala BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru, Eddy Martadinata, meningkatnya pertumbuhan jumlah peserta tersebut diikuti pula dengan peningkatan jumlah fasilitas kesehatan yang telah menjalin kerjasama. Dimana hingga saat ini BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru sudah bermitra dengan 276 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Terdiri dari 37 dokter praktik perorangan, 85 puskesmas, 17 dokter praktik gigi perorangan dan 137 klinik pertama.
Tak hanya itu, BPJS Kesehatan cabang Pekanbaru juga telah bekerjasama dengan 40 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang meliputi 40 rumah sakit, 40 apotek serta 16 apotek.
"Kami pasti tetap berkomitmen memperluas akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan. Selain itu tentu kami pun berharap peran dari pemerintah daerah untuk mengoptimalkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat juga ikut meningkat. Sama-sama saling memperkuat regulasi kepatuhan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS sehingga dapat mewujudkan cakupan semesta di 2019 mendatang," tuturnya ketika memaparkan capaian kinerja BPJS Kesehatan di kantor cabang Pekanbaru, Selasa (22/08/17).
Dia menjelaskan, dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan, pihaknya juga telah melakukan berbagai inovasi dan terobosan demi terpenuhinya target tersebut. Jika masyarakat sebelumnya hanya bisa melakukan pendaftaran di kantor cabang, layanan operasional kabupaten/kota, bank dan website, maka kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Selain itu, BPJS Kesehatan telah mengembangkan pula pendaftaran melalui Sistem Dropbox di kantor kecamatan, kantor kelurahan dan sejumlah tempat ibadah. Ada lagi PPOB mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN.
"Dan yang terbaru melalui SIM keliling. Kami membuat BPJS keliling yang jadwalnya sama dengan jadwal SIM keliling. Jadi, dimana ada SIM keliling, disitu pasti ada BPJS Kesehatan. Tentunya kami pun telah bekerjasama dengan kepolisian (Polda Riau)," tutupnya.
(RiauTerkini.com)


Komentar Via Facebook :