Manfaatkan Acara Pacu Jalur, HIKPA kampanyekan Larangan Membuang Sampah Ke Sungai

Manfaatkan Acara Pacu Jalur, HIKPA kampanyekan Larangan Membuang Sampah Ke Sungai

Festival (Event,red) pacu jalur tradisional kabupaten kuantan singingi tahun 2017 dimanfaatkan Himpunan Komunitas Penggiat Alam Kuantan Singingi (HIKPA KUANSING ) sebagai ajang kampanye larangan membuang sampah kesungai.

Kuansing, RanahRiau.com- Terkait hal itu, ketua umum HIKPA KUANSING, dr.Gianjar Sukma Putra  menjelaskan, Kegiatan ini dilakukan karena pada saat pacu jalur diadakan akan ada puluhan ribu masyarakat berada disepanjang sungai kuantan. Hal itu dikatakan saat disambangi RanahRiau.com selasa malam (22/8/2017).

Lebih lanjut dr.Gianjar menjelaskan "Dengan berkumpulnya orang dalam jumlah banyak di suatu tempat ini akan bedampak besar bagi lingkungan salah satunya adalah produksi sampah yang meningkat, sampah ini nantinya baik sengaja maupun tak sengaja akan terbuang atau bahkan dibuang kesungai sehingga dapat membuat sungai kuantan tercemar, kotor dan di penuhi sampah, hal inilah yang menjadi alasan HIKPA tergerak untuk melakukan kampanye larangan membuang sampah kesungai,"jelasnya

Ditambahkan lagi, Kegiatan ini dilakukan dengan bentuk pemasangan spanduk yang dipasang di jembatan gantung yang menghubungkan desa sawah dengan sebrang taluk dan dipasang diboat petugas P3K yg selalu hilir mudik saat pacu jalur berlansung.

"Momentum pacu jalur ini bisa menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat kita dalam hal menjaga kelestarian lingkungan, karena secara tidak lansung bersih nya sungai kuantan akan membuat pacu jalur lestari, tentu tidak ada kita yang ingin menonton pacu jalur yang diadakan di sungai yang tercemar sampah, untuk itu mari bersama kita jaga sungai tempat pacu jalur ini dengan cara tidak membuang sampah ke sungai." Serunya. (Eki).





 

 

 

 

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :