Puisi tentang Identitas: Malam Korban dan Gado-gado Betawi, karya Cut Hani Bustanova
Foto: Ist
Malam Korban dan Gado-gado Betawi
Oleh: Cut Hani Bustanova
I
Dosa pertama
II
Serapah Ayah
III
Dosa kedua dan seterusnya lantas playing victim menahun
IV
Gado-gado betawi
Nikmatnya tiada tara
Bumbu kacang melimpah
Tahu goreng
Aneka sayuran sehat
Siang dan malam jadi purnama
V
Membakar kebosanan
VI
Dug! Sebuah benturan keras di kepala belakang
VII
Suara zikir dan bayangan hitam
Kabur dari kontrakan tanpa jilbab, identitas, dan uang di malam hari
Teriakan makian terdengar sampai radius 1 km
Kekerasan dalam rumah tanpa tangga
VIII
Pulang ke rumah Emak
IX
Makan gado-gado setiap hari
X
Memasak gado-gado sendiri
Tidak seenak langganan dekat rumah Emak
Tapi cukup untuk bikin kenyang
XI
Selamat makan! Jangan lupa bawa pulang uang!
Jatiuwung, 2026
Cut Hani Bustanova. Sarjana Psikologi Universitas Indonesia, lahir di Jakarta, 12 Juli 1989. Beberapa puisinya sudah terbit pada antologi bersama berjudul Situ, Kota, dan Paradoksnya (2017), Perempuan Era Teknologi dalam Puisi (2017), dan Bait-bait Pelangi (2018). Buku antologi tunggalnya Perempuan Buta Huruf (2022) dan Seduh Kopinya, Hisap Hurufnya (2026). Aktivitasnya sehari-hari adalah menjadi istri rumah tangga, berjualan madu, dan mengajar privat anak SD. Ia bisa dihubungi melalui IG @cuthani_bustanova


Komentar Via Facebook :