Ditangkap di Persembunyian, Wak Ireng Nyaris Tewas diamuk Warga di Kunto Darussalam

Ditangkap di Persembunyian, Wak Ireng Nyaris Tewas diamuk Warga di Kunto Darussalam

Foto: Ist

ROKAN HULU, RANAHRIAU.COM- Aksi pelarian seorang pria yang dikenal dengan sebutan “Wak Ireng” berakhir dramatis di wilayah Kunto Darussalam. Ia ditangkap warga saat bersembunyi di salah satu rumah, sebelum akhirnya menjadi sasaran amukan massa yang tersulut emosi.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Simpang PT SAM. Menurut keterangan warga, pelaku sempat berusaha menghindari kejaran dengan berteduh di rumah warga. Namun keberadaannya terendus, hingga akhirnya dikenali.

“Di situlah dia berteduh. Begitu dikenali, langsung ditangkap. Warga yang emosi langsung menghajarnya sampai babak belur,” ujar seorang saksi mata, Evi, menggambarkan detik-detik penangkapan yang berlangsung tegang.

Situasi sempat memanas. Massa yang geram nyaris kehilangan kendali, melampiaskan kemarahan kepada pelaku. Dalam kondisi terluka akibat pukulan bertubi-tubi, “Wak Ireng” berada di ambang bahaya yang lebih besar.

Beruntung, aparat dari Polsek Kunto Darussalam tiba di lokasi sebelum situasi semakin tak terkendali. Polisi langsung mengamankan pelaku dari kerumunan warga dan mengevakuasinya ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan.

Langkah cepat aparat disebut mencegah kemungkinan terburuk. Pelaku yang sudah dalam kondisi babak belur kini berada dalam pengawasan kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polres Rokan Hulu dan Polsek Kunto Darussalam masih belum memberikan keterangan resmi terkait pasal yang akan disangkakan kepada pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat korban dalam peristiwa tersebut merupakan anak di bawah umur. Penanganan hukum tidak hanya berfokus pada proses pidana, tetapi juga pada perlindungan korban, termasuk kebutuhan trauma healing.

Kini, proses hukum berjalan. Di balik amarah warga yang meledak, ada satu pesan yang mengemuka: keadilan tetap harus ditegakkan melalui jalur hukum, bukan tangan massa.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :