115 Titik Salat Id di Riau, Muhammadiyah Kirim Pesan: Jangan Ribut Soal Perbedaan

115 Titik Salat Id di Riau, Muhammadiyah Kirim Pesan: Jangan Ribut Soal Perbedaan

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM– Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau memastikan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah akan digelar di sedikitnya 115 titik di seluruh Provinsi Riau, Jumat (20/3/2026).

Namun lebih dari sekadar angka, langkah ini membawa pesan yang lebih dalam: perbedaan adalah keniscayaan, dan umat diuji untuk menyikapinya.

Ketua PWM Riau, Hendri Sayuti, menegaskan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 H dilakukan berdasarkan metode hisab pendekatan ilmiah yang konsisten digunakan Muhammadiyah dalam menentukan kalender hijriah.

“Insya Allah tahun ini kita sebar minimal 115 titik Salat Id di seluruh Riau, termasuk di Pekanbaru,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Di tengah potensi perbedaan penetapan hari raya dengan kelompok lain, Hendri justru menegaskan bahwa situasi tersebut bukan hal baru bahkan sudah menjadi bagian dari dinamika umat Islam.

“Kalau terjadi perbedaan karena metode penentuan awal bulan, itu hal yang lumrah. Yang penting kita saling menghargai,” tegasnya.

Namun pernyataan ini bukan sekadar imbauan normatif. Di baliknya terselip realitas yang kerap diabaikan: setiap tahun, perbedaan Idul Fitri selalu berulang, tetapi kedewasaan menyikapinya belum tentu ikut tumbuh.

Hendri bahkan mengakui bahwa penyatuan Hari Raya secara global masih sulit terwujud selama belum ada kesepakatan metode yang disepakati bersama. Perbedaan antara hisab dan rukyat masih menjadi garis batas yang belum tersambung.

Sebagai jalan keluar, Muhammadiyah mendorong konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebuah gagasan ambisius untuk menyatukan penanggalan Islam di seluruh dunia. Namun, seperti banyak ide besar lainnya, realisasinya masih menghadapi tantangan serius, terutama pada aspek kesepakatan lintas otoritas keagamaan.

Dengan 115 titik Salat Id yang tersebar, Muhammadiyah Riau tidak hanya sedang menggelar ibadah massal, tetapi juga sedang mengirim sinyal kuat:
persatuan umat tidak ditentukan oleh keseragaman tanggal, melainkan oleh kedewasaan dalam menerima perbedaan.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :