Ngantuk di Tol Pekanbaru-Dumai, Nyawa Melayang: Toyota Yaris Hantam Truk Fuso, Pengemudi Tewas

Ngantuk di Tol Pekanbaru-Dumai, Nyawa Melayang: Toyota Yaris Hantam Truk Fuso, Pengemudi Tewas

Foto: ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Jalan tol kembali memakan korban. Kecelakaan lalu lintas kategori berat terjadi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai, tepatnya di KM 28/00 Jalur A, Sabtu (10/1/2026) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Insiden maut ini melibatkan mobil pribadi Toyota Yaris dan sebuah truk Fuso, menewaskan satu orang di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Agus Indriani (24), seorang penata rias asal Jalan Muara Basung, Pinggir, Kecamatan Duri, Kabupaten Bengkalis.

Perempuan muda itu mengembuskan napas terakhirnya usai mobil yang dikemudikannya menghantam keras bagian belakang truk Fuso di jalur tol bebas hambatan tersebut.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, Kompol Eko Baskara, membenarkan peristiwa tragis itu.

“Akibat benturan keras tersebut, satu orang atas nama Indriani meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Eko, Minggu (11/1/2026).

Menurut Eko, sesaat setelah menerima laporan, petugas Satuan PJR Ditlantas Polda Riau langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan arus lalu lintas, serta mengevakuasi korban yang sempat terjepit di dalam kendaraan.

Adapun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni Toyota Yaris BM 1334 DX dan truk Fuso BK 8831 GR. Kondisi Toyota Yaris dilaporkan ringsek parah di bagian depan, sementara truk Fuso relatif tidak mengalami kerusakan signifikan.

“Pengemudi truk Fuso atas nama Prateja (32), warga Perbaungan, Serdang Bedagai, dinyatakan selamat,” jelas Eko.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat Toyota Yaris melaju dari arah Gerbang Tol Pekanbaru menuju Gerbang Tol Pinggir.

Namun, setibanya di KM 28/00 A, mobil tersebut diduga kehilangan kendali dan langsung menabrak truk yang melaju di depannya.

“Hasil sementara mengarah pada faktor kelalaian manusia, yakni micro-sleep. Pengemudi diduga tertidur sesaat akibat mengantuk dalam kecepatan tinggi, sehingga tidak sempat melakukan pengereman,” tegas Eko.

Akibat kejadian ini, kerugian materil ditaksir mencapai Rp50 juta. Seluruh barang bukti dan penanganan lanjutan kasus diserahkan kepada Unit Laka Polsek Kandis, Polres Siak, untuk proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras bagi para pengguna jalan tol. Polda Riau pun mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah.

“Jika merasa mengantuk, segera menepi dan beristirahat di rest area terdekat. Jangan mempertaruhkan nyawa hanya demi mengejar waktu,” pungkas Eko.

Tol yang seharusnya menjadi jalur aman dan cepat, kembali berubah menjadi saksi bisu betapa fatalnya kelalaian di balik kemudi.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :