Mahasiswa Fikom Umri raih Juara Nasional Dokumenter PTMA, Teguhkan Tradisi Prestasi

Mahasiswa Fikom Umri raih Juara Nasional Dokumenter PTMA, Teguhkan Tradisi Prestasi

Foto: ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Kali ini, tim mahasiswa Fikom Umri berhasil meraih Juara 3 Kompetisi Dokumenter Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang diselenggarakan oleh TV Muhammadiyah bekerja sama dengan Avilkom.id.

Pengumuman pemenang disampaikan secara resmi pada Sabtu (10/1/2026). Prestasi tersebut diraih melalui karya dokumenter berjudul “Jejak Muhammadiyah di Kota Bertuah”, sebuah film yang mengangkat jejak sejarah dan kontribusi Muhammadiyah di Kota Pekanbaru secara naratif dan visual.

Tim kreatif Fikom Umri yang berada di balik karya tersebut terdiri dari Hidayat, Alifa Wahdini, Deara Delvinanda, dan Emil Yusri, dengan pendampingan dosen Abdul Rahman Sayopi, S.I.Kom., M.I.Kom.
Dekan Fikom Umri, Jayus, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian mahasiswa tersebut.

Ia menilai prestasi ini menjadi bukti konsistensi mahasiswa Fikom Umri dalam menjaga tradisi juara di berbagai kompetisi, baik nasional maupun internasional.

“Panitia telah mengumumkan hasil lomba melalui akun resmi. Alhamdulillah, mahasiswa Fikom Umri berhasil meraih Juara 3. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi fakultas dan universitas,” ujar Jayus.

Menurutnya, capaian ini juga menjadi penguat posisi Fikom Umri dalam pemeringkatan prestasi mahasiswa di lingkungan universitas.

Sebelumnya, pada 21 Desember 2025, Fikom Umri dinobatkan sebagai Juara 1 tingkat Universitas dalam kategori prestasi mahasiswa.

“Insyaallah, kami berkomitmen mempertahankan capaian tersebut pada tahun 2026, melanjutkan estafet kesuksesan yang telah diraih sebelumnya,” tambahnya.

Kompetisi dokumenter ini digelar dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113, dengan mengusung tema besar “Jejak Sang Pencerah”. Melalui tema tersebut, peserta ditantang untuk menghadirkan kisah-kisah inspiratif tentang pergerakan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah melalui pendekatan kreatif dan visual yang kuat.

Dalam prosesnya, tim Fikom Umri harus melalui sejumlah tahapan seleksi ketat, mulai dari pengumpulan karya dokumenter orisinal, penyisihan nasional hingga menyisakan delapan karya terbaik, serta tahap akhir berupa wawancara daring dan presentasi karya di hadapan dewan juri profesional.

Keberhasilan ini tidak hanya menambah deretan prestasi Fikom Umri, tetapi juga menjadi bukti bahwa mahasiswa Umri mampu berkontribusi nyata dalam pengembangan industri kreatif, sekaligus pelestarian sejarah dan nilai-nilai organisasi di tingkat nasional.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :