Puisi tentang Internet: Potret-potret dalam Kisah Maya, karya Riami
Potret-potret dalam Kisah Maya
Oleh: Riami
Potret-potret berpose
Di altar maya
Memuja kepopuleran diri
Akulah tokoh avatar itu
Yang bisa menjelma manusia kaca
Berbinar-binar di tengah cahaya kamera IPhone
Aku tak perlu bedak cukup fitur slomo
Bisa potret sama robot AI cantik dan tampan
Tanpa merepotkan siapa pun dan bahagialah diri berpose ala artis
Cekrak-cekrik hatiku mengkirik
Tapi tetap bergaya sana sini
Bukit Nuris, 21 November 2025
Riami. Mengajar di SMPN 2 Pakisaji Malang, Jawa Timur. Aktif bergiat menulis di Sekolah Menulis elipsis,
J-Maestro, Competer Indonesia. Menganyam kata-kata menjadi Bahagia. FB: Ria Mi, IG Riami7482, Tiktok: Riami335. Berkarya di Kompasiana.com. Tiras Time, dan media online lain dan beberapa majalah antara lain Elipsis dan HOMAGI. Menulis beberapa buku antara lain buku Drama Fantasi berjudul: Catatan Harian Belajar di Bukit Nuris ,Kisah Romansa di Negeri Awan (Kumpulan Puisi), Pelangi Kerinduan (Kumpulan puisi), Serpihan-Serpihan Kisah Kita (Kumpulan Cerpen), Sajak Biru (Kumpulan puisi), Tentang Matahari Kumpulan Puisi), diterbitkan oleh: Gue Pedia, J-Maestro, Laa Tahzan, dan Hyang Pustaka. Menulis buku solo kumpulan puisi Asmaul Husna dan Pukul 00.00 (heksagraf /cerpen enam paragraf) diterbitkan oleh J-maestro. Memimpin nubar puisi dan pentigraf di penerbit j Maestro.
Menulis berbagai antologi bersama antara lain puisi, Cernak, cerpen dan Artikel. Cernaknya pernah dimuat di majalah Kedaulatan Rakyat Jogja, Nusantara Bertutur dan majalah elipsis. Aktif berkegiatan di group Kelas Menulis elipsis, Asqa Imagination School (AIS), Competer Indonesia, Competer Cabang Malang dan J-Maestro.


Komentar Via Facebook :