Masjid Jangan Sekedar Megah

Ustadz Mizan Asnawi guncang Pengurus DMI Batam lewat Halaqoh Memakmurkan Masjid

Ustadz Mizan Asnawi guncang Pengurus DMI Batam lewat Halaqoh Memakmurkan Masjid

Foto: Ist

BATAM, RANAHRIAU.COM- Ada geliat baru yang terasa di tubuh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Batam. Di tengah rutinitas kota industri yang tak pernah tidur, para pengurus masjid justru menghidupkan denyut lain: konsolidasi, penguatan, dan pengabdian tanpa tanda jasa. Semua itu mengerucut pada satu misi besar, memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban umat.

Rabu malam, 19 November 2025, Masjid Jami’ Nuruddin di Kecamatan Nongsa mendadak menjadi simpul pertemuan penting. Para da’i, ustadz dan ustadzah yang bernaung di bawah DMI Kecamatan Nongsa berkumpul dalam agenda Halaqoh Memakmurkan Masjid. Namun malam itu berbeda: mereka kedatangan tamu istimewa, Ketua PW DMI Riau, Ustaz Mizan Asnawi, SE., Mec.Dev, yang juga menjabat Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau.

Dan benar saja, suasana berubah menjadi ruang pembelajaran yang intens, hangat, sekaligus menggugah.

Jangan Sibuk Mengurus Bangunan, Tapi Kosongkan Ruh Masjid

Dalam penyampaiannya, Ustaz Mizan tak bermaksud berbasa-basi. Ia menohok langsung pada jantung persoalan: manajemen masjid sering kali sibuk pada beton, kubah, dan karpet, namun abai pada ruh, dinamika iman, dan kesejahteraan jamaah.

“Jangan terfokus pada pembangunan fisik saja. Masjid harus menjadi pusat peradaban. Tempat ibadah, tempat menguatkan iman, dan tempat menyelesaikan problem jamaah,” tegasnya.

Tidak berhenti di situ, ia memompa semangat para da’i yang hadir.

“Pekerjaan sebagai da’i adalah kemuliaan. Allah sudah menjamin kebahagiaan dunia akhirat bagi mereka yang tulus mengabdi. Tapi syaratnya: ikhlas, jujur, dan menjalankan amanah dengan niat yang benar.”

Ustaz Mizan bahkan menekankan bahwa para pengurus masjid harus menjadi figur ramah lingkungan, ramah kepada jamaah, ramah kepada tetangga, ramah kepada alam, dan ramah kepada masa depan.

Ketua DMI Batam: “Kehadiran Ustaz Mizan Ini Vitamin Spiritualitas”

Ketua DMI Kota Batam, Ustaz Anasrudin Al Batamy, S.Hi., M.Ed., menyampaikan apresiasi mendalam.

Menurutnya, kehadiran Ketua PW DMI Riau itu bukan sekadar mengisi kajian, tetapi memberikan suntikan moral, mental, dan arah strategis untuk menguatkan gerakan DMI Batam.

“Cerita pengalaman dan nasihat Ustaz Mizan menjadi energi baru bagi kami. Ini memotivasi kami untuk terus konsolidasi dan memperluas kolaborasi kebaikan,” ujarnya.

Ketua DMI Nongsa: “Perjalanan Masjid ke Masjid Itu Perjalanan Pulang”

Nada serupa datang dari Ketua DMI Kecamatan Nongsa, Ustaz Abdul Karim yang akrab disapa UAK. Dengan gaya khasnya, ia menyampaikan pesan yang menggugah tapi tetap membumi:

“Perjalanan dari masjid ke masjid adalah perjalanan hidup menuju kebahagiaan dunia akhirat. Mengurus masjid adalah pekerjaan mulia, dan ber-DMI adalah wasilah untuk menolong agama Allah.”

Ia mengingatkan bahwa yang paling rugi adalah mereka yang tidak ikut mengambil bagian dalam barisan perjuangan ini.

Dan malam itu pecah tawa ketika Ustaz Mizan, dalam candaannya, memberi gelar baru kepada UAK: SM-Sarjana Masjid. Tepuk tangan jamaah pun menyambut hangat candaan bernas tersebut.

Hangatnya Kajian, Hangatnya Jamuan

Acara ditutup dengan kebersamaan yang sederhana tapi berarti: jamuan makan malam, aneka kudapan, buah rebusan, dan kopi-teh hangat yang menyatukan obrolan selepas kajian. Kesederhanaan yang justru menjadi penegas bahwa gerakan memakmurkan masjid bukan berdiri di atas hingar-bingar, tapi pada niat baik dan kerja nyata.

Catatan Kritis: DMI Batam Sedang Mengirim Pesan

Langkah DMI Kota Batam menghadirkan Ketua PW DMI Riau bukan sekadar “mengundang penceramah”. Ini adalah sinyal: DMI Batam sedang memetakan ulang arah geraknya. Bahwa masjid tidak cukup dirawat sebagai bangunan, melainkan dibangunkan sebagai pusat kehidupan umat.

Gerakan semacam ini, jika konsisten, akan menjadi poros perubahan. Masjid bisa kembali menjadi ruang dialog, ruang belajar, ruang sosial, bahkan ruang inovasi. Dan Nongsa telah memulai langkahnya pelan, tapi pasti.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :