Jumat Berkah Polantas Riau: Tak Sekedar Menertibkan Jalan tapi Juga menyentuh Hati rakyat Kecil
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Ketika sebagian orang sibuk berlomba memoles citra, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau justru memilih turun ke jalan — bukan untuk menilang, tapi menyapa dan memberi makan rakyat kecil.
Dalam program Jum’at Berkah, jajaran Ditlantas Polda Riau membagikan ratusan nasi kotak kepada kaum dhuafa, pedagang kaki lima, petugas kebersihan, hingga pengemudi ojek online (Ojol) di berbagai sudut Kota Pekanbaru.
Dipimpin langsung oleh IPDA Ari, Pamin 1 Sie BPKB Subdit Regident Ditlantas Polda Riau, kegiatan ini bukan seremoni instan. Di bawah terik matahari, para personel berseragam putih-biru itu menenteng kotak makanan dan menyapa warga satu per satu — wajah mereka bukan wajah “penegak aturan”, tapi wajah kemanusiaan.
"Kami tidak sekadar membagikan nasi, tapi juga menyampaikan pesan agar masyarakat tetap tertib berlalu lintas dan menjaga kebersihan. Tertib di jalan, asri di lingkungan — itulah semangat Green Policing yang kami bawa,” ujar IPDA Ari dengan nada tegas namun bersahabat.
Aksi kecil tapi bermakna itu menjadi bukti bahwa polisi lalu lintas bisa hadir bukan hanya di saat macet, tapi juga di saat perut rakyat kecil butuh perhatian. Warga penerima bantuan dari tukang sapu jalanan hingga pengemudi ojol tampak haru. Mereka tak menyangka aparat yang biasa berdiri di lampu merah kini datang membawa senyum dan makanan.
"Biasanya kalau lihat polisi di jalan, kami takut ditilang. Tapi sekarang mereka datang membawa nasi. Ini luar biasa,”ucap Rudi, salah seorang pengemudi ojek online sambil tersenyum.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menegaskan, program Jum’at Berkah ini adalah pengejawantahan nilai Polantas Menyapa dan pendekatan humanis yang memanusiakan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan polisi dan publik.
"Polantas hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan, tapi juga menebar empati dan menjadi sahabat masyarakat. Dengan berbagi, kami ingin menegaskan: polisi juga manusia, punya hati, dan bekerja untuk kebaikan bersama,”ungkap Kombes Taufiq yang dikenal dengan gaya kepemimpinan tegas tapi hangat.
Di balik sederhana kotak nasi yang dibagikan, terselip pesan besar: Polantas bukan musuh di jalan, tapi pelindung yang peduli.
Dan dengan semangat Green Policing menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus kelestarian alam Ditlantas Polda Riau menjelma bukan hanya sebagai penjaga aturan, tapi penyambung rasa kemanusiaan di jalanan negeri Lancang Kuning.
“Kami akan terus turun ke lapangan, bukan hanya mengatur kendaraan, tapi juga menata hati,” tutup IPDA Ari dengan senyum lelah namun penuh makna.


Komentar Via Facebook :