Catatan Redaksi

Harapan baru atau Masalah Lama?, Plt Gubri SF Hariyanto Diuji Janji dan Integritasnya

Harapan baru atau Masalah Lama?, Plt Gubri SF Hariyanto Diuji Janji dan Integritasnya

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Provinsi Riau kini punya nakhoda baru, namun rakyat masih menahan napas: apakah Plt Gubernur SF Hariyanto akan membawa angin segar, atau justru badai baru bagi negeri yang tengah bergejolak oleh pusaran kasus korupsi dan politik kotor?

Setelah resmi mengantongi mandat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto muncul dengan gaya meledak-ledak dan ceplas-ceplos yang segera memantik perhatian publik.

Dalam rapat perdana bersama kepala OPD, sikapnya yang tegas—bahkan cenderung menggertak—langsung jadi buah bibir. Ada yang menyebutnya sebagai gaya kepemimpinan “berani bersih-bersih,” tapi tak sedikit pula yang menilai itu cuma cara lama dengan wajah baru.

Publik Riau menunggu: apakah SF akan benar-benar membawa pembaruan birokrasi, menertibkan proyek-proyek siluman, dan menepis bayang-bayang politik balas budi yang kerap mencemari pemerintahan daerah? Atau, seperti yang sudah terlalu sering terjadi di Riau, harapan baru ini hanya akan menjadi sandiwara kekuasaan berikutnya?

Riau baru saja berduka. Gubernur nonaktif Abdul Wahid terjerat kasus korupsi, mencoreng marwah negeri yang kaya sumber daya tapi miskin integritas.

Dalam situasi genting ini, rakyat tidak butuh pidato gagah atau gertakan kosong, mereka menunggu tindakan nyata: bersih-bersih aparatur, audit besar-besaran proyek infrastruktur, dan transparansi dalam setiap kebijakan.

Sinyal awal dari SF Hariyanto akan menjadi penentu arah: apakah Riau akan kembali terjebak dalam lingkaran gelap korupsi dan kepentingan sempit, atau lahir babak baru yang lebih jujur, tegas, dan berpihak pada rakyat.

Di ruang publik, muncul suara lantang dari tokoh masyarakat: “Jangan lagi Riau dipimpin oleh gaya feodal yang hanya pandai bicara keras tapi takut membongkar mafia anggaran!” Sebuah peringatan keras sekaligus harapan tulus agar SF Hariyanto tidak sekadar tampil garang di awal, tapi berani menuntaskan reformasi birokrasi hingga ke akar-akarnya.

Rakyat Riau menatap Plt Gubri SF Hariyanto dengan dua mata: satu mata penuh harapan, satu lagi penuh curiga.
Kini bola ada di tangannya mampukah ia menjawab tuntutan sejarah, atau justru menjadi bab baru dalam buku lama: “Gubernur Berganti, Masalah Tak Pernah Mati.”

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :