Perang Data APBD!

Dedi Mulyadi tantang Menteri Keuangan: Siapa yang Ngibul Soal Uang Rakyat Rp4,1 Triliun?

Dedi Mulyadi tantang Menteri Keuangan: Siapa yang Ngibul Soal Uang Rakyat Rp4,1 Triliun?

Foto: Ist

JAKARTA, RANAHRIAU.COM — Aroma panas mulai menyeruak dari adu argumen dua pejabat tinggi negara: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Keduanya kini saling tuding dan saling uji kebenaran terkait dugaan APBD Jawa Barat Rp4,1 triliun yang ngendon di bank.

Semua bermula dari pernyataan Menkeu Purbaya yang menyebut adanya dana daerah yang “parkir manis” di perbankan. Dedi Mulyadi langsung tersulut. Ia menantang balik Purbaya untuk membuktikan tudingannya secara terbuka.

“Saya sudah cek, tidak ada deposito. Saya tantang Pak Menkeu buka data dan faktanya!” tegas Dedi dalam keterangannya, Rabu (22/10/2025).

Tak main-main, Gubernur yang akrab disapa KDM itu bahkan mengumpulkan seluruh pejabat Pemprov Jabar dan berjanji menindak siapa pun bawahannya yang berani “main data palsu”.

“Saya akan bertemu Kemendagri dan pimpinan Bank Indonesia untuk memastikan sumber data itu. Kalau ada yang bohong, saya tindak!” ujarnya tajam.

Menkeu Purbaya Balas: ‘Jangan Nyuruh Saya Kerja!’

Purbaya pun tak tinggal diam. Ia membalas tantangan Dedi dengan nada menohok. “Tanya saja ke Bank Sentral. Itu data dari sana. Kemungkinan besar anak buahnya ngibulin dia, loh,” kata Purbaya, Selasa (21/10/2025).

Menurut Purbaya, data itu bukan hasil asumsi, tapi laporan resmi perbankan yang juga dimiliki Mendagri Tito Karnavian. “Itu laporan dari perbankan, sama dengan data Pak Tito. Valid!” tegasnya.

Menkeu juga menolak tudingan bahwa dirinya menyebut nama Jawa Barat secara spesifik. “Saya enggak pernah sebut Jabar. Kalau dia ribut sendiri ya, dia debat sama dirinya sendiri,” sindir Purbaya tajam.

Ia pun menambahkan dengan nada sinis, “Saya bukan pegawai Pemda Jabar. Kalau mau periksa, periksa sendiri. Jangan nyuruh saya kerja.” 

Publik Jadi Penonton Duel Panas!

Pertarungan data antara Dedi dan Purbaya kini jadi tontonan politik yang seru di media sosial. Warganet terbelah — sebagian mendukung langkah transparan Dedi, sebagian lagi menilai Purbaya hanya menyampaikan fakta.

Yang jelas, publik kini menanti: siapa yang benar, siapa yang ngibul soal uang rakyat Rp4,1 triliun itu?

Apakah dana APBD Jabar benar “mengendap manis” di bank? Atau hanya salah data yang berubah jadi drama politik di depan publik?

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :