Puisi tentang Filsafat: Jumat Tanpa Wanita, Karya Wahyu Mualli Bone

Puisi tentang Filsafat: Jumat Tanpa Wanita, Karya Wahyu Mualli Bone

Jum'at Tanpa Wanita
Oleh: Wahyu Mualli Bone

Tujuh jumlah hari
Disebut terlalu panjang di sini
Cukup Jum'at wakili hari pekan ke pekan
Mencakup pesan
Banyak alasan
Banyak hiburan
Semburan
Sentuhan
Bertemu Tuhan
Tapi bukan Tuhan
Dia bukan Tuhan
Tapi Yang Maha paling punya

Tujuan Yang Maha paling punya
Telah diperhitungkan bentuk, seluk beluk, berkulit atau tidak, berbulu atau tidak apa maunya, terserah dia yang punya, semaunya, semuanya

Banyak tanya, banyak jawaban
Sedikit tanya mati badan pekan ke pekan
Seluas pekan, sampai kapan

Jum'at Tanpa Wanita
Sebab Wanita memang tiada
Para Pria butuh wanita belahan jiwa, belahan badan, dia juga
Dalam lelap
Dalam jaga
Dalam laga
Dalam Minda
Dalam dada
Dalam Do'a

Pekanbaru, 14 Februari 2025

Wahyu Mualli Bone. Pria pemegang amanah hidup ini lahir di desa lintas pesisir timur Bengkalis, Desa Sungai Selari lengkap tercatat di tanggal 22 Mei 1984. Kepala empat baginya usia muda dalam berkelana, masa tuanya dibalikkannya ke masa lalu yang sudah tua tahunnya di pangkuan Maha Punya.
Bone sapaannya yang lebih memilih berwirausaha dalam mengembangkan nilai sadar wisata di desanya yang baru, Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau.


 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :