Puisi tentang Harapan: Keputusasaan, karya Adrian Maulana
Keputusasaan
Oleh: Adrian Maulana
Aku dan mentari bangkit dari ketiadaan sementara
Untuk memulai hari kuteguk segelas kopi
agar kafein merasuk dalam perasaan diri
Namun hitam pekat kopi tidak mampu melawan labirin di pikiran
Seolah harapan terperangkap tak menemukan arah masa depan
di kursi tua yang rapuh
Langkahku tak kunjung benar
Kupasrah dalam hembusan doa
Kuusapkan pada takdir baik
Pekanbaru, Februari 2025
Adrian Maulana adalah siswa kelas X SMA Al-Huda Pekanbaru. Kelahiran, 21 Mei 2028. Bergiat di Ekskul Sastra Al-Huda. IG: @maulanaadrian0522


Komentar Via Facebook :