Tolak Pungli yang meresahkan warga
Gelar Aksi, Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat bawa tuntutan copot kadis Kesehatan Kampar
BANGKINANG, RANANHRIAU.COM- Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat yang melakukan kegiatan Aksi Damai sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dengan membawa slogan ''Copot Kadis Kesehatan, punya kartu KIS masih bayar'', bertempat di Kantor Dinas Kesehatan, Rabu 17/11/2021
Fauzul Azmi selaku koordinator lapangan aksi kepada wartawan mengatakan aksi sebagai bentuk rasa kekesalan dan kecewa terhadap kinerja beberapa oknum dinas Kesehatan Kabupaten Kampar,''masyarakat yang mau bersalin itukan punya kartu jaminan kesehatan (KIS), kenapa harus dimintai biaya persalinan lagi'', ujarnya geram.
Fauzul juga merasa sangat kecewa dikarenakan Kadis Kesehatan tidak berada ditempat dengan alasan sedang ada kegiatan diluar kota. Oleh karena itu, Fauzul menambahkan akan menggelar kembali aksi lanjutan pada hari Jumat 19 November besok, ''kita akan sambut kepulangan Pak kadis dengan Masa Aksi yang lebih banyak lagi pada hari jumat tanggal 19 November tersebut'', ungkapnya.
Pantauan dilapangan, masa Aksi menuju Dinas Kesehatan dengan menggunakan Mobil Pickup, dua mobil xenia dan beberapa sepeda motor dengan dipenuhi masa aksi dan dua buah sepanduk berwarna putih dengan tulisan warnah merah, ada beberapa tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat, diantaranya ; Meminta kepada yang terhormat Bapak Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar untuk menjelaskan Regulasi tentang Indikasi Biaya Persalinan di Puskesmas Gunung Bungsu, Meminta kepada Yang terhormat Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar untuk bertanggung jawab atas perlakuan bawahannya yang terindikasi melakukan pungutan liar terkait biaya persalinan di Pukesmas Gunung Bungsu dengan mengembalikan seluruh Uang Masyarakat yang membayar Biaya Persalinan jika nantinya dinyatakan Ilegal dan salah menurut hukum.
''Kami juga meminta yang terhormat Bupati Kampar untuk mencopot Jabatan Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar sebelum ayam berkokok pertangggal 19 November 2021, jika Kadis Kesehatan tidak menyelesaikan Permasalahan bawahannya di Puskesmas Gunung Bungsu dan mengembalikan seluruh uang masyarakat yang membayar biaya persalinan Illegal dan salah menurut hukum'', tegasnya mengakhiri pembicaraan.


Komentar Via Facebook :