Tanggapi laporan Masyarakat

Aliansi ini minta Bupati copot Kadis kesehatan Kampar jika tak mampu selesaikan aksi pungli

Aliansi ini minta Bupati  copot Kadis kesehatan Kampar jika tak mampu selesaikan aksi pungli

BANGKINANG, RANAHRIAU.COM- Dunia kesehatan Kampar kembali dihebohkan dengan adanya oknum pegawai  salah satu puskesmas di Kabupaten Kampar yang terindikasi lakukan pungutan liar terhadap pasien yang bersalin di puskesmas dengan Tarif bervariasi, padahal mereka mereka mempunyai Jaminan Kesehatan  Kartu Indonesia Sehat (KIS). Hal ini disampaikan oleh Kordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat, Fauzul Azmi kepada wartawan via seluler, Ahad (14/11/2021). 

''Sudah banyak masyarakat yang melapor terkait indikasi pungutan liar ini, oleh karena itu, kita dari Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat berencana akan mengepung Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dan Kantor Bupati Kampar dalam agenda Aksi Damai bentuk kekecewannya terhadap kinerja kepala  Dinas Kesehatan Kabupaten dan kinerja bupati kampar  pada hari rabu tanggal 17 November 2021'', ujarnya.

Fauzul merasa sangat kesal dengan kinerja Dinas Kesehatan Kampar, ''masyarakat yang mau bersalin itukan punya jaminan kesehatan (KIS), kenapa harus dimintai biaya persalinan lagi'', sebutnya.

Tokoh Pemuda Kampar ini juga mengatakan jika masyarakat tidak punya Kartu KIS maka masyarakat juga bisa mengurus  Jaminan Persalinan Masyarakat (Jampersal) sebagai solusinya, ''Seharusnya masyarakat yang kurang mampu diberi solusi yang tepat dalam rangka membantu beban mereka, bukan diperas'', ungkapnya geram.

Adapun tuntutan Aliansi Masyarakat Peduli Jeritan Rakyat yang akan disampaikan pada Aksi unjuk rasa Rabu akan datang diantaranya ; Meminta kepada yang terhormat Bapak Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar untuk menjelaskan Regulasi tentang Indikasi Biaya Persalinan di Puskesmas Gunung Bungsu, Meminta kepada Yang terhormat Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar untuk bertanggung jawab atas perlakuan bawahannya yang terindikasi melakukan pungutan liar terkait biaya persalinan di Pukesmas Gunung Bungsu dengan mengembalikan seluruh Uang Masyarakat yang membayar Biaya Persalinan jika nantinya dinyatakan Ilegal dan salah menurut hukum, 

''Kami juga meminta yang terhormat Bupati Kampar untuk mencopot Jabatan Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar sebelum ayam berkokok pertangggal 19 November 2021, jika Kadis Kesehatan tidak menyelesaikan Permasalahan bawahannya di Puskesmas Gunung Bungsu dan mengembalikan seluruh uang masyarakat yang membayar biaya persalinan Illegal dan salah menurut hukum, hal ini juga berlaku untuk seluruh puskesmas se kabupaten Kampar yang terindikasi melakukan pungli'', tegasnya mengakhiri pembicaraan.
 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :