Surga tersembunyi Wisata Air terjun Batu tilam kabupaten Kampar

Surga tersembunyi Wisata Air terjun Batu tilam kabupaten Kampar

RANAHRIAU.COM- Apakah anda sudah mendengar adanya 8 air terjun di tempat yang sama serta adanya goa kelalawar sebagai suatu pemikat para wisatawan untuk berkunjung?

Yaa, jawabannya ada di air terjun batu tilam, air terjun ini terletak di desa Kebun Tinggi,Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Disini terdapat goa kelalawar dan 8 air terjun, dimana air terjun utama dengan  ketinggian mencapai 140 meter. Air terjun ini pertama kali ditemukan oleh masyarakat Kebun Tinggi pada akhir tahun 2009,kemudian diresmikan sebagai sebuah wisata pada tahun 2019. 

Hebatnya air terjun batu tilam ini meraih juara 1 di ajeng Surga Tersembunyi terpopuler API award 2020. Suatu kebanggan bagi masyarakat Riau dengan adanya kenikmatan alam seindah air terjun batu tilam ini,’’ dengan dinding batu air terjun serta hutan nya yang masih asri dan alami membuat pengunjung merasakan keindahan tersebut,salah satu tempat healing paling wort it untuk dikunjungi,jadi tidak heran jika air terjun ini meraih juara 1 di ajeng surge tersembunyi tersebut.’’ Ucap salah seorang pengunjung, Muara Selaya, Senin (15/11/2021).

Kegiatan yang biasanya para wisatawan lakukan  setibanya di air terjun ini yaitu mengabadikan momen ketika sunrise dan sunset, kemudian mandi di bawah air terjun nan dingin, kemudian di sambut dengan malamnya yang penuh bintang serta suasana camping yang menghidupkan semangat untuk menikmati keindahan tersebut. ‘’Untuk menikmati keindahan air terjun batu tilam pengunjung harus menempuh perjalanan  sekitar  58km dari Lipatkain. Fasilitas yang disediakan untuk pengunjung berupa MCK, lokasi camping, mushalla, lokasi wisata khusus perempuan serta parkir yang cukup luas. Dan untuk menikmati keindahan wisata ini, pengunjung cukup membayar Rp.35.000/orang untuk pengunjung  yang bermalam, dan Rp.15.000/orang untuk pengunjung  yang tidak bermalam.’’ Kata admin Instagram sekaligus warga desa Kebun Tinggi, Muara Selaya, Senin (15/11/2021).

Bukan sesuatu yang mahal bagi para pencinta alam untuk menikmati ciptaan Tuhan yang begitu indah,namun sebagai wisatawan, kita harus bisa juga menjaga agar keindahan itu tetap utuh dan keasrian itu tetap ada. ‘’Untuk menjaga keasrian wisata ini diharapkan para pengunjung bisa menjaga kebersihan serta membuang sampah pada tempatnya’’ ucap kepala desa Kebun Tinggi.

Jadi, sebagai masyarakat yang cinta akan keindahan daerah, kita harus bisa menjaga sesuatu yang kita punya, dengan mengembangkan wisata local,serta menjaganya agar tetap asri serta keindahannya tetap utuh. (Putri Lilianti)
    

Editor : Abdul
Sumber : Putri Lilianti, Mahasiswa ilmu komunikasi,Universitas Abdurrab Pekanbaru.
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :