Terkuak Cerita Pengurus Cabor dan Mantan Pengurus KONI Bengkalis Buka Suara

Terkuak Cerita Pengurus Cabor dan Mantan Pengurus KONI Bengkalis Buka Suara

M.Arbi Seorang Pengurus Harian Cabor ISSI

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Ketegangan dari ketidak puasan sikap terhadap ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis masih terus bergulir, hingga memunculkan cerita dan fakta yang selama ini tersembunyi. Namun, akhirnya secara perlahan banyak yang tersingkap, itu semua tidak lain akibat dari ulah Ketua badan publik yang menaungi untuk kancah olahraga prestasi itu sendiri.

Menurut pengakuan salah seorang pengurus harian cabor Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Bengkalis M.Arbi atau biasa disapa Aai mengatakan, ketua KONI Bengkalis Darma Firdaus, Sitompul (Ucok) itu tipe orang yang lupa diri. 

"Dirinya berani mengungkapkan hal ini karena merasa cukup kenal dan sangat paham, bahkan dulunya berteman dekat dalam setiap kebersamaan, memang cukup dekat diakuinya tapi itu dulu," sebut Aai kepada wartawan, Kamis (10/6/2021), saat bincang-bincang di salah satu Caffe di Bengkalis.

Andai saja lanjut Aai, si Ucok itu bagian dari orang-orang yang tergolong tau diri mungkin saja pergaulannya tidak akan serumit seperti sekarang. Lalu mengapa persoalan demi persoalan menghampiri dirinya dan itu juga karena ulah dia sendiri.

"Jadi wajar saja saat ini menurut Aai banyak ganjaran persoalan, karena memang sejak dulu pun di dalam pergaulan Ucok selalu ingin menang sendiri. Benar sendiri bahkan sampai sifat monopolinya pun tinggi," katanya.

Lanjut Aai lagi, yang saya katakan ini bukan fitnah tapi pengalaman, rasanya hampir semua kawan-kawan yang kami dulu pernah bersama memendam rasa ketidak puasan terhadap dirinya, termasuk kawan-kawan di internal pengurus cabor sepeda sendiri. Apa lagi menyangkut anggaran selalu dia (Ucok-red) ingin menguasai sendiri dalam berbagai hal. Kita-kita pengurus cukup pada batasan sebagai pelengkap saja.

"Dan saya mengerti betul dengan tipikalnya, sambung Aai, jadi kalau KONI hari ini banyak problem ditimpa masalah juga hal yang wajar, ketika masih menjadi ketua cabor ISSI dia juga begitu ada perselisihan," timpal Aai.

"Saya mengetahui karena tergabung di kepengurusan, sejak saat itu sampai sekarang pun saya masih wakil ketua I (satu) di dalam komposisi cabor ISSI pokoknya sedikit banyaknya taulah permainan dia," singgungnya sambil bercerita.

"Seperti ketua ISSI yang sekarang om Irwansyah, masih dalam kendali ucok juga, termasuk anggaran tetap tidak lepas, karena ketua ISSI waktu itu pernah cerita banyak ke saya, mungkin curhat," beber Aai.

Foto : Mantan Pengurus KONI Bengkalis dan Cabor saat bincang-bincang mengenai KONI Bengkalis

"Lalu dikesempatan yang sama Vovo Sudarsono, juga membentangkan cerita, mantan pengurus KONI Bengkalis ini juga membuka banyaknya ketimpangan yang terjadi selama kepemimpinan Darma Firdaus Sitompul atau ucok, kata vovo, terutama dari pergantian pengurus semuanya dilakukan dengan cara-cara yang tidak baik oleh ketua KONI kacau, bahkan AD/ART sendiri pun ia tabrak," ujarnya.

Ditambahkan nya, misalkan tentang pergantian antar waktu/PAW berawal dari tahun 2019 katanya ada rapat pleno tentang reshuffle pengurus terutama bendahara mana ada bohong semua itu, caranya pun salah. 

Sementara di dalam anggaran dasar rumah tangga rapat pleno itu harus melibatkan semua jajaran pengurus, fakta yang terjadi pengurus yang diundang pilih-pilih dan lagi rapat pada 24 Oktober 2019 yang lalu itu rapat pembahasan masalah pelepasan atlet Porwil Bengkulu, itu agendanya.

Lantas kata vovo lagi, mengapa pada 25 Oktober 2019 terbit Surat Keputusan (SK) Penganti Antar Waktu (PAW), pergantian bendahara dari mana jalannya kalau bukan mengelabui momen rapat pada 24 Oktober 2019. 

"Karena SK PAW dari provinsi itu kita baca, disitu tertera KONI Riau menerbitkan SK berdasarkan hasil rapat pleno KONI Bengkalis tertanggal 24 Oktober 2019, dari situ saja sudah nampak tipu-tipunya belum lainnya, jadi memang intinya kepemimpinan saudara ucok itu sarat dengan kebohongan," pungkasnya.

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :