Warga Inhu Mengeluh

Pemadaman Listrik Tanpa Jadwal Jelas oleh PLN

Pemadaman Listrik Tanpa Jadwal Jelas oleh PLN

PEKANBARU, RanahRiau.com - Sejumlah warga pelanggan PT PLN Area Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan perusahaan negara tersebut tanpa jadwal yang jelas karena sering terjadi siang dan malam, sehingga mengganggu kenyamanan warga.

"Kami menyayangkan kondisi listrik semakin memburuk pasca bergantinya manager PLN," kata salah satu warga Indragiri Hulu Riyal (56) di Rengat, Rabu.

Ia mengatakan, pihak PLN sangat tidak memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan, apa yang dijanjikan selama ini bahwa tahun 2016 kondisi litrik akan surplus justru hanya isapan jempol saja yang juga terkesan untuk menyenangkan hati masayarakat.

Ribuan pelanggan di berbagai wilayah menilai selam 24 jam, listrik mati mencapai puluhan kali, ini juga sangat membingungkan masyarakat, karena tanpa pemberitahuan dan alasan jelas ketengah masyarakat yang seharusnya dilakukanolehpihak PLN.

"Masyarakat sudah mulai geram, khawatir akan terjadi reaksi keras jika kondisinya semakin memburuk," sebutnya.

Warga Pemetang Reba Joni juga menyebutkan, pelayanan pihak PLN semakin buruk, keluhan masyarakat sepertinya tidak ditanggapi dengan baik, ini bakal memicu menurunnya tingkat kepercayaan pelanggan di daerah.

"Kami meminta pihak DPRD dan instansi terkait segera menindaklanjuti persoalan lampu mati yang meresahkan itu," ujarnya.

Menurutnya, pihak PLN telah membangun PLTG baru, juga mendatangkan mesin yang berkapasitas tinggi, tetapi mengapa persoalan listrik juga belum teratasi dengan baik di daerah Inhu.

Sebaiknya DPRD menggelar dengar pendapat dengan pihak PLN Area Rengat agar masyalahnya bisa teratasi tanpa harus terjadi aksi yang dapat memperburuk citra PLN, tentunya berharap tidak membingungkan pelanggan, karena dengan seringnya mati lampu membuat pelanggan rugi, usaha UKM bangkrut.

Pihak PT PLN area Indragiri Hulu terkait seringnya mati lampu mendadak ini belum dapat dihubungi, karena dengan maneger baru agak sulit untuk mendapatkan keterangan yang jelas.

Menurut salah satu warga Rengat Yono (45) bahwa, beberapa waktu lalu ada pertemuan secara terbatas yang dilakukan oleh pihak PLN dengan sejumlah wartawan dalam hal klarifikasi yang berkaitan dengan kondisi PLN, namun hasilnya juga tidak terpublikasi dengan baik.

"Kami berharap media memberitakan hal ini dengan apa adanya, sehingga jelas apa alasan lampu sering mati," pintanya. (Ant)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :