Harganya Masih Selangit

Pemprov Riau Dituntut Bisa Swasembada Daging

Pemprov Riau Dituntut Bisa Swasembada Daging

PEKANBARU, RanahRiau.com - DPRD Provinsi Riau meminta Pemprov Riau untuk segera melakukan swasembada daging di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Riau, karena sampai saat ini harga daging masih terbilang mahal yakni berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

"Pemerintah seharusnya sudah mulai melakukan pembinaan kepada para peternak, jika pembinaan sudah secara maksimal dilakukan, maka bukan tidak mungkin harga daging bisa dikendalikan oleh negara ini, bukan lagi bergantung kepada negara lain," ujar Ketua Komisi B DPRD Riau, Marwan Yohanis, di Pekanbaru, Rabu.

Lebih lanjut katanya, daerah Provinsi Riau sangat memungkinkan untuk swasembada, karena memiliki lahan perkebunan sangat luas yang ditanami dengan kelapa sawit. Di bawah pohon tersebut banyak ditumbuhoi oleh rumput-rumput yang bisa dijadikan sebagai pakan ternak oleh peternak.

"Tapi nampaknya kemauan pemerintah belum ada sampai disana, belum lagi adanya permainan eksportir nakal sehingga harga daging terus saja tinggi," lanjutnya.

Menurut Politisi Gerindra Sejahtera ini, jika negara ini terus ingin menjadi swasembada pangan, maka harus berani menempatkan anggaran pertanian yang sama dengan bidang pendidikan dan kesehatan.

"Saat ini negara telah mampu menetapkan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dan anggaran kesehatan 10 persen. Seharusnya jika ingin juga menjadi swasembada pangan, harus bisa memberi anggaran yang sama," ucapnya.

Ucapnya lagi, hal itu harus dilakukan agar orang mau bertani, beternak. Sekarang ini sudah tidak lagi ada jaminan bagi para petani dan peternak untuk hidup sejahtera. Kebijakan seperti diatas itulah yang harus dilakukan pemerintah untuk dapat menstabilkan harga.

"Sekarang sudah tidak ada jaminan kepada petani dan peternak untuk hidup sejahtera, nah kebijakan itulah yang harus dilakukan pemerintah untuk kestabilan harga daging," katanya lagi.

Lebih jauh dikatakan oleh Politisi Gerindra Daerah Pemilihan Kuansing-Inhu ini, Komisi B sudah ada membicarakan hal ini dengan Dinas terkait seperti Dinas Petanian  maupun Dinas Peternakan.

"Hanya saja hal ini belum terealisasi dngan baik, kalau kita sudah swasembada maa harga kita yang menentukan," tutupnya. (Ant)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :