DR. Elviriadi: Muhammadiyah Kawal Riau Hijau sampai Hutan Gundul jadi Subur

DR. Elviriadi: Muhammadiyah Kawal Riau Hijau sampai Hutan Gundul jadi Subur

Pekanbaru, RanahRiau.com- Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah Riau gelar Dialog Lingkungan, yang digelar di Gedung Muhammadiyah Riau, Juma'at (03 Mei 2019).

Acara yang menghadirkan berbagai komponen masyarakat itu, berjudul: Riau Hijau, Menjemput Gagasan Penyelamatan Lingkungan dan Kehutanan. Tampak hadir sebagai tamu Dialog antaranya Fachry Yasin, Mardianto Manan, Mas Prio, CEO Kaliptra Andalas Bonenk, Lembaga Pemberdayaan dan Aksi Demokrasi (LPAD), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru, Yayasan Elang, Yayasan Mitra Insani, Dinas LHK Propinsi, P3ES Sumatera, Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Riau, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan sejumlah organisasi daerah dan tokoh lokal.

Acara dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau DR.Saidul Amin. Narasumber yang tampak hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi Riau Erwin Rizaldi, Direktur Fitra Triono.Hadi dan Ketua Majelis Lingkungan Hidup.Muhammadiyah DR.Elviriadi. Dalam sambutannya, Dr Elviriadi yang dikenal sebagai pakar lingkungan hidup itu mengatakan, Muhammadiyah akan terus mengawal konsep "Riau Hijau" Gubri Syamsuar.

"Majelis Lingkungan Hidup (MLH) akan terus mensuply gagasan gagasan ilmiah, data data riel beserta analisisnya. "Saya kira sumberdaya manusia di MLH dan Muhammadiyah pada umumnya, termasuk asset akademisi UMRI, sangat memadai untuk mengawal dan mengisi "Riau Hijau" ini, " kata Alumni UKM Malaysia itu.

Pria yang akrab dipanggil Elv itu menambahkan, saat ini kondisi bumi Lancang Kuning sudah krisis berat. Kawasan hutan sudah dialih fungsikan, gambut berkecai, asap mengepul,  sungai sungai besar tercemar, dan Suku Sakai mandi dalam limbah. Sumber mata pencaharian di kampung kampung kering kerontang. Kita minta Pemerintah Propinsi dan Kabupaten terapkan good governance, berpihaklah pada kaum lemah", pungkasnya.

 

"MLH akan terus berjuang, berdakwah dan berkontribusi tanpa henti sampai hutan gundul pulih menjadi subur," tutup anak jati Selatpanjang.

 

 

Reporter : Hafiz

 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :